Lingkup Psikologi

Turun Berat Badan dan Tetap Positif terhadap Tubuh, Kok Bisa? Kenali Body Positivity

Berat Badan, Kesehatan, dan Stigma Tubuh

ILUSTRASI - Bisakah menurunkan berat badan dan tetap positif terhadap tubuh? Simak penjelasan body positivity (Foto: Indonesiana)

AVNMEDIA.ID - Pertanyaan tentang apakah seseorang bisa menurunkan berat badan dan tetap merasa positif terhadap tubuh semakin sering muncul.

Hal ini terutama setelah obat GLP-1 untuk penurunan berat badan semakin populer dan memicu diskusi seputar kesehatan, penampilan, dan perawatan diri.

Meski terdengar wajar karena semua orang ingin merawat tubuh mereka, pertanyaan ini sebenarnya mengungkap bagaimana masyarakat sering mengaitkan berat badan dengan nilai diri, kesehatan, dan moral.

Sementara itu, gerakan body positivity lahir untuk menentang pandangan tersebut.

Apa Itu Body Positivity Sebenarnya?

Gerakan body positivity bukanlah slogan mencintai diri sendiri atau kampanye pemasaran.

Gerakan ini lahir dari aktivisme kaum gemuk, khususnya yang dipimpin oleh aktivis gemuk, kulit hitam, dan queer, untuk menentang diskriminasi terhadap tubuh gemuk.

Inti dari body positivity adalah martabat, keselamatan, dan kesetaraan bagi semua orang, terutama mereka yang tubuhnya dimarjinalkan.

Tujuan utamanya bukan mengubah penampilan agar merasa lebih baik, melainkan menantang sistem yang menyamakan tubuh kurus dengan moral, kesehatan, dan nilai diri.

Merawat Tubuh Tidak Harus Mengecilkan Berat Badan

Banyak orang percaya bahwa sehat berarti lebih kurus.

Related News
Recent News
image
Sex and Relationship Hasrat Jadi Kunci Keberhasilan dalam Hubungan dan Kehidupan, Kok Bisa?
by April2026-02-21 16:01:18

Sebagian besar keputusan lahir dari hasrat: apa yang kita inginkan, dambakan, dan kejar dalam hidup.

image
Sex and Relationship Hubungan Terasa Dingin? Ini 8 Cara Bangun Kehangatan agar Relasi Kembali Harmonis
by April2026-02-19 22:23:36

Hubungan yang terasa dingin sering kali membuat pasangan merasa jauh secara emosional.