Tokoh Internasional

Zohran Mamdani Bikin Heboh, Video Bicara Mandarin Disangka Pakai AI

Zohran Mamdani Bicara Mandarin, Ternyata Pernah Belajar Sejak SM

globalpublishers.co.tz

AVNMEDIA.ID -  Zohran Mamdani kembali menjadi sorotan setelah video dirinya berbicara dalam bahasa Mandarin ramai di media sosial.

Video tersebut dibuat untuk mempromosikan program pembagian tiket Broadway gratis bagi pelajar di New York.

Kemampuan Mamdani berbicara Mandarin langsung membuat banyak orang penasaran. Bahkan, muncul pertanyaan apakah video tersebut menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

Namun, pihak Mamdani membantahnya. Juru bicaranya menjelaskan bahwa Mamdani memang pernah mempelajari bahasa Mandarin ketika masih duduk di bangku SMA, meski sudah lama tidak menggunakannya secara rutin.

Menariknya, Mandarin bukan satu-satunya bahasa selain Inggris yang pernah digunakan Mamdani dalam komunikasi publik.

Zohran Mamdani Bisa Bahasa Apa Saja?

Mamdani dikenal sebagai politikus dengan latar belakang multikultural. Ia lahir di Kampala, Uganda, dari keluarga keturunan Asia Selatan sebelum akhirnya menetap di Amerika Serikat.

Dalam berbagai aktivitas kampanye, Mamdani pernah menggunakan sejumlah bahasa, termasuk Hindi, Urdu, Arab, Spanyol, Bengali, dan Luganda.

Tingkat kemampuan dalam setiap bahasa tersebut berbeda-beda, sehingga tidak tepat menyebutnya fasih dalam seluruh bahasa tersebut.

Namun, penggunaan bahasa lain menjadi salah satu ciri khas komunikasi politiknya.

Pada masa kampanye, Mamdani membuat konten dalam bahasa Arab, Spanyol, Hindi/Urdu, dan Bengali untuk menjangkau komunitas tertentu di New York.

Al Jazeera mencatat bahwa pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi Mamdani untuk berkomunikasi dengan kota yang memiliki masyarakat sangat multibahasa dan multikultural.

Video berbahasa Arab yang dibuatnya juga sempat mendapat perhatian besar di media sosial. Ia berbicara langsung kepada komunitas Arab-Amerika dengan menggunakan bahasa mereka, bukan hanya mengandalkan pesan politik dalam bahasa Inggris.

Kenapa Ini Menarik untuk Indonesia?

Fenomena Zohran Mamdani sebenarnya punya kaitan yang cukup dekat dengan Indonesia.

Indonesia juga memiliki masyarakat yang sangat beragam dari sisi bahasa dan budaya. Bahasa Indonesia memang menjadi bahasa nasional, tetapi bahasa daerah masih digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari.

Di berbagai daerah, penggunaan bahasa lokal oleh pejabat atau tokoh publik sering kali menciptakan kesan lebih dekat dengan masyarakat.

Hal serupa terlihat dalam pendekatan Mamdani di New York. Ia menggunakan bahasa bukan hanya sebagai alat menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai cara membangun kedekatan dengan kelompok masyarakat tertentu.

Dalam era media sosial, strategi tersebut semakin menarik. Seorang politikus tidak harus selalu berbicara kepada seluruh masyarakat dengan pesan yang sama.

Mereka dapat membuat konten yang lebih spesifik untuk komunitas tertentu, termasuk menggunakan bahasa yang familiar bagi komunitas tersebut.

Karena itu, video Zohran Mamdani berbicara Mandarin sebenarnya bukan sekadar video viral.

Di baliknya ada strategi komunikasi yang menarik yaitu dengan berbicara kepada masyarakat menggunakan bahasa yang mereka pahami dan merasa dekat dengannya.

Bagi Indonesia, cara tersebut juga bisa menjadi inspirasi. Dengan ratusan bahasa daerah yang hidup di tengah masyarakat, penggunaan bahasa lokal secara kreatif dapat menjadi salah satu cara membangun komunikasi politik yang lebih personal.

Jadi, apakah Zohran Mamdani benar-benar fasih berbahasa Mandarin? Belum tentu. Yang jelas, ia pernah mempelajarinya dan kini kembali menggunakannya di depan publik dan justru usaha itulah yang membuat videonya menarik perhatian dunia. (san)

Related News
Recent News
image
Entertainment Pebalap F1 George Russell Bertunangan, Carmen Montero Mundt Pamer Cincin
by Redaksi2026-08-11 11:27:39

George Russell Tunangan dengan Carmen Mundt, Momen Lamaran Jadi Perhatian Penggemar

image
Entertainment Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah binti Pengiran Haji Bolkiah
by Nur Jayanti2026-08-10 18:21:20

Alasan pencabutan gelar Pengiran Raabi'atul Adawiyyah binti Pengiran Haji Bolkiah yang jadi sorotan