Pemkab Kukar

Yang Disorot Bupati Kukar, Tingkatkan PAD untuk Lepas Ketergantungan Dana Bagi Hasil

Targetkan Kemandirian Fiskal Daerah, Kukar Fokus Diversifikasi

BUPATI KUKAR - Bupati Kukar, Aulia Rahman/ IST

AVNMEDIA.ID -  Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini tengah mendorong upaya serius dalam mengurangi ketergantungan pada dana bagi hasil, khususnya dari sektor migas dan batu bara.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyatakan bahwa ketergantungan berlebihan pada pendapatan dari sektor ekstraktif menjadi risiko besar bagi keuangan daerah, terutama saat harga komoditas turun.

Realisasi PAD Masih Rendah, Kukar Siapkan Langkah Strategis

Hingga pertengahan 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kukar baru mencapai sekitar 6,20 persen.

Aulia menegaskan, meskipun komponen pendapatan daerah terdiri dari PAD, dana bagi hasil, dan pendapatan sah lainnya, dominasi migas dan batu bara masih terlalu tinggi.

"Kondisi harga batubara yang menurun dan produksi yang stagnan akibat keterbatasan RKAB jelas mempengaruhi besarnya dana bagi hasil yang diterima Kukar," ujar Aulia pada Selasa (22/7/2025).

Dorong Pelat Daerah dan Koperasi Desa untuk Tambah PAD

Untuk menggenjot PAD, Aulia mengungkapkan strategi jangka pendek hingga menengah.

Salah satunya adalah mewajibkan perusahaan yang beroperasi di Kukar menggunakan kendaraan dengan pelat nomor Kukar. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dari bagi hasil kendaraan bermotor.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong pencatatan penggunaan bahan bakar agar DO (delivery order)-nya tercatat sebagai konsumsi Kukar.

Tak hanya itu, pengembangan sektor-sektor non-ekstraktif seperti pariwisata, pertanian, dan UMKM pun ikut diprioritaskan.

Langkah konkret terbaru adalah peluncuran Koperasi Merah Putih, yang bertujuan memperkuat perekonomian desa dan memperluas kemandirian fiskal di tingkat bawah.

"Kalau desa kuat, otomatis pendapatan per kapita meningkat. Pemerintah bisa lebih fokus mengembangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)," jelas Aulia.

Dua Strategi Kunci: Datangkan Orang, Kirim Produk Keluar

Lebih lanjut, Bupati Kukar memaparkan bahwa peningkatan PAD dapat dicapai melalui dua cara utama: menarik lebih banyak kunjungan dari luar daerah dan mendorong produk Kukar untuk menembus pasar luar, termasuk ekspor.

Dengan terbukanya rute penerbangan langsung dari Balikpapan ke Singapura, Malaysia, dan Brunei, Aulia optimistis produk Kukar bisa bersaing di pasar internasional.

"Rumusnya sederhana: datangkan orang ke Kukar, dan kirim produk kita ke luar. Dengan begitu, PAD naik, desa sejahtera, dan ekonomi daerah tumbuh berkelanjutan," pungkasnya. (adv)

Related News
Recent News
image
Advertorial DPRD Samarinda Desak Pemerintah Pusat Segera Salurkan TKD Rp427,7 Miliar
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-07-16 20:56:00

Dana transfer Rp427,7 miliar belum cair, DPRD Samarinda berharap pemerintah pusat segera bertindak

image
Advertorial Usai RDP dengan PLN, DPRD Samarinda Minta Informasi Pemadaman Disampaikan Lebih Jelas
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-07-10 19:11:00

DPRD Samarinda meminta PLN meningkatkan keterbukaan informasi terkait pemadaman listrik bergilir