Tale of The Land, Film Masyarakat Adat Dayak Tayang di Busan International Film Festival

Poster Film "Tale of The Land" (Foto: Instagram @sheninacinnamon)

Kota Bangun di Kalimantan Timur dipilih sebagai lokasi syuting film "Tale of the Land", yang 90 persen syutingnya dilakukan di atas air.

Cerita "Tale of the Land" berfokus pada seorang gadis Dayak bernama May, yang terjebak dalam trauma akibat kematian orang tuanya dalam konflik tanah sehingga ia tidak bisa menginjakkan kaki di tanah.

Bersama kakeknya, Tuha, May tinggal di sebuah rumah terapung di atas danau yang jauh dari daratan.

Menurut sutradara Loeloe Hendra, karakter May merupakan simbol yang mencerminkan tantangan yang dihadapi masyarakat adat di seluruh dunia, yang tanah airnya terus mengalami perubahan akibat tekanan dari dunia modern.

Loeloe menjelaskan bahwa di Kalimantan saat ini, pemandangan alam yang indah harus bersanding dengan penggundulan hutan yang besar dan masyarakat adat terjebak dalam keterbatasan antara tradisi dan modernitas.

"Melalui genre fantasi, saya ingin menciptakan sebuah dunia di mana karakter-karakter saya akan berkembang dalam ruang liminal ini dan ketegangan yang terus-menerus terjadi antara keajaiban dan kenyataan, antara logika dan fantasi, dan antara daratan dan air,” ungkap Loeloe.

"Tale of the Land" telah ditayangkan tiga kali di BIFF 2024, yakni pada tanggal 4, 5, dan 9 Oktober. Namun, hingga kini, belum ada tanggal perilisan film ini di bioskop Indonesia. (apr)

Related News
Recent News
image
Film Ending Episode My Bias My Boss: Ha-gi Lamar Da-reum, Berakhir dengan Cinta dan Mimpi Baru
by Adrian Jasman2026-09-12 21:30:00

Ending My Bias My Boss episode 11-12 menghadirkan lamaran Ha-gi dan Da-reum serta happy ending.

image
Film 15 Drama Korea dalam K-Drama Starter Pack yang Wajib Masuk Watchlist, Ada Love Scout hingga BITCH X RICH
by April2026-09-12 09:30:00

Koleksi bertajuk K-Drama Starter Pack menghadirkan berbagai judul dengan genre yang beragam.