Tak Ada Rilisan Baru Smartphone ASUS 2026? Dulu Sempat Keren
SMARTPHONE ASUS - Apakah ini akhir dari smartphone ASUS, atau hanya jeda panjang sebelum mereka kembali dengan sesuatu yang benar-benar berbeda?/ Via Phone Arena
Ukurannya ringkas, nyaman digenggam satu tangan, tapi tetap membawa spesifikasi kelas atas.
ASUS bahkan secara terbuka memamerkan riset ergonomi—mengukur berbagai ukuran tangan manusia demi menemukan dimensi ideal.
Ini bukan sekadar ponsel kecil, tapi flagship compact yang serius.
Kesuksesan ini berlanjut ke Zenfone 9 dan Zenfone 10.
Zenfone 10 bahkan dipuji banyak reviewer global dan disebut sebagai salah satu Android terbaik di masanya.
Lalu, kenapa semua berubah?
Zenfone 11 Ultra: Titik Balik yang Dipertanyakan
Masalah mulai terasa saat ASUS merilis Zenfone 11 Ultra (2024).
Nama “Ultra” seharusnya berarti inovasi besar, tapi yang hadir justru sebaliknya.
Zenfone 11 Ultra:
- Tidak ringkas
- Tidak punya desain ikonik
- Kamera biasa saja
- Terasa seperti ROG Phone versi “dijinakkan”
Alih-alih memperkaya lini Zenfone, ASUS justru menghapus pilihan.
Tidak ada Zenfone reguler atau Pro.
Konsumen hanya disuguhi satu model besar dengan harga mahal, tanpa diferensiasi jelas.
Zenfone 12 Ultra kemudian hadir dengan peningkatan yang nyaris nihil selain chipset. Kamera, baterai, layar, hingga desain nyaris sama. Aman, tapi membosankan.



