Studi FedEx: Keberlanjutan Jadi Penentu Strategi Rantai Pasok Bisnis Asia Pasifik
FEDEX - Praktik berkelanjutan tidak lagi diposisikan sebagai nilai tambah, melainkan sebagai kebutuhan agar perusahaan tetap relevan di era ekonomi digital/ HO to Avnmedia.id
Transparansi Emisi Lewat Platform Digital
FedEx juga menghadirkan FedEx® Sustainability Insights, platform berbasis cloud yang memberikan visibilitas menyeluruh terhadap dampak lingkungan dari aktivitas pengiriman.
Pelanggan dapat memperkirakan emisi CO₂e per nomor resi maupun secara keseluruhan akun, mengakses data historis, serta memanfaatkan informasi hampir real-time untuk pengambilan keputusan logistik yang lebih berkelanjutan.
Transisi Energi di Udara dan Darat
Di sektor penerbangan, FedEx mulai menggunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Bandara Internasional Chicago O’Hare dan Miami sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi jaringan udara global.
Sementara pada tahap pengiriman terakhir (last mile), FedEx mempercepat elektrifikasi armada.
Kendaraan listrik telah dioperasikan di berbagai pasar Asia Pasifik seperti Jepang, Selandia Baru, Singapura, dan Thailand, serta mencakup lebih dari 20% armada FedEx di Tiongkok.
Di Taiwan, FedEx bahkan mengadopsi sepeda roda tiga listrik untuk pengiriman di wilayah perkotaan yang padat.
Keberlanjutan sebagai Pilar Masa Depan Rantai Pasok
Seiring pesatnya pertumbuhan perdagangan lintas batas, FedEx menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi pengiriman yang lebih cepat, cerdas, dan berkelanjutan.
Studi ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kini telah menjadi pilar penting dalam strategi rantai pasok modern—bukan hanya demi lingkungan, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan konsumen dan daya saing bisnis di masa depan. (jas)



