Spoiler Made in Korea Season 2 Episode 4: Hwang Jadi Target, Ki-tae Siapkan Bom 20 Menit
Made in Korea Season 2 Episode 4
DRAMA - Rencana Ki-tae membunuh Hwang dimulai saat bom 20 menit dipasang di tempat jamuan/ Foto: disney+
AVNMEDIA.ID - Made in Korea Season 2 episode 4 membawa konflik Ki-tae ke tahap yang semakin berbahaya.
Setelah berbagai masalah mulai mengancam rencananya, Ki-tae mengambil langkah ekstrem dengan menyiapkan pembunuhan terhadap Mayor Jenderal Hwang.
Rencana tersebut melibatkan sebuah bom yang dipasang di tempat Hwang mengadakan makan siang.
Di tengah persiapan pembunuhan, hubungan Ki-tae dengan Ki-hyun juga semakin retak setelah sang adik mulai mempertanyakan ambisinya.
Ki-tae Diperintahkan Menyingkirkan Hwang
Episode 4 membawa penonton kembali ke 15 tahun sebelumnya.
Saat itu, Ki-hyun tidak sengaja membunuh perundungnya menggunakan pistol milik Ki-tae.
Ki-tae kemudian menutupi kejadian tersebut tanpa banyak bertanya.
Peristiwa itu menjadi salah satu sumber rasa bersalah Ki-hyun.
Di masa sekarang, ia masih bekerja untuk membantu Ki-tae, meski mulai mengalami konflik batin karena berbagai tindakan kakaknya.
Di sisi lain, Cheon menolak melarikan diri setelah menjadi sasaran penangkapan.
Ia justru meminta Ki-tae menyingkirkan Hwang karena menganggap tindakan tersebut sebagai satu-satunya jalan untuk bertahan.
Rencana Pembunuhan Mulai Disusun
Madam Shin kemudian membicarakan strategi bersama Ki-tae.
Ia mengetahui bahwa Ki-tae memiliki rencana untuk membunuh Hwang dan memberikan informasi mengenai kebiasaan sang jenderal.
Hwang diketahui rutin mengadakan makan siang setiap bulan di sebuah rumah hiburan. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk menyusun rencana pembunuhan.
Ki-hun mendapat tugas untuk mempersiapkan operasi tersebut pada tanggal 13.
Sementara itu, Pyo sengaja dijauhkan dari informasi penting dengan diarahkan untuk menyelidiki Geon-young.
Bom Dipasang di Meja Makan
Rencana Ki-tae akhirnya memasuki tahap pelaksanaan.
Sebuah bom dipasang di kepala meja tempat Hwang, Kolonel Ahn, dan Geon-young duduk.
Bom tersebut memiliki pengatur waktu selama 20 menit. Lima menit setelah bom dipasang, Ki-hyun datang dan duduk di ujung meja.
Situasi semakin menegangkan ketika Ki-tae datang ke acara makan siang tersebut bersama para perempuan penghibur.
Jang kemudian menyadari kehadiran Ki-tae dan melihat kekhawatirannya saat melirik ke arah Ki-hyun.
Ki-hyun Mulai Melawan Kakaknya
Di tengah persiapan pembunuhan tersebut, hubungan Ki-tae dan Ki-hyun justru mengalami keretakan.
Ki-hyun sebelumnya ditugaskan untuk memastikan Cheon tidak membocorkan informasi yang dapat menjatuhkan Ki-tae.
Namun, tekanan yang dihadapinya semakin besar setelah Geon-young mengancam So-yeong dan Min-ju.
Ki-hyun juga mulai melihat bagaimana ambisi Ki-tae memengaruhi keluarganya.
Konflik keduanya mencapai titik baru setelah So-yeong mengalami masalah akibat penggunaan narkoba.
Ki-hyun menuduh Ki-tae menggunakan keluarga sebagai alasan untuk membenarkan obsesinya terhadap kekuasaan.
Ki-hyun bahkan mengatakan bahwa Ki-tae seharusnya memiliki hati nurani dan melakukan hal yang benar ketika dirinya membunuh perundungnya dahulu.
Perkataan tersebut membuat Ki-tae terluka dan memutus hubungan dengan adiknya.
So-yeong Dilarikan ke Rumah Sakit
Sementara Ki-tae menjalankan rencananya terhadap Hwang, Ye-jin terus menyelidiki bisnis metamfetamin miliknya.
Ia sebelumnya mengungkap kepada So-yeong bahwa Ki-tae bertanggung jawab atas kematian Kang Dae-il.
Pengungkapan tersebut membuat kondisi So-yeong semakin buruk.
Setelah menggunakan persediaan narkoba terakhir yang disembunyikannya ketika sedang berduka atas kematian Dae-il, So-yeong mengalami episode mania sebelum akhirnya mengalami kejang.
Ki-hyun kemudian menemukan So-yeong dan membawanya ke rumah sakit.
Ki-tae mengaku tidak mengetahui kecanduan So-yeong, tetapi Ki-hyun tetap menyalahkannya atas situasi yang terjadi.
Cheon Menjadi Sasaran Geon-young
Di sisi lain, Geon-young masih berusaha mendapatkan informasi dari Cheon melalui interogasi.
Cheon menyadari bahwa dirinya bukan tujuan akhir Geon-young.
Menurut Cheon, Geon-young hanya menggunakan dirinya sebagai jalan untuk mencapai Ki-tae.
Situasi kemudian berubah ketika interogasi tersebut berkembang menjadi penyiksaan.
Sementara itu, Ye-jin tetap menjalankan penyelidikannya meski Geon-young telah memintanya berhenti sementara.
Ia bahkan menegur Geon-young karena dianggap lebih mementingkan kekuasaan daripada melakukan hal yang benar.
Episode Berakhir Saat Bom Masih Berdetak
Ketegangan Made in Korea Season 2 episode 4 mencapai puncaknya ketika rencana pembunuhan Hwang mulai dijalankan.
Bom telah dipasang dan waktu terus berjalan ketika para tokoh utama berada di lokasi yang sama.
Dengan 15 menit tersisa pada pengatur waktu, Ki-tae tiba di acara makan siang tersebut.
Jang memperhatikan kedatangannya, sementara Ki-tae terlihat cemas ketika melihat Ki-hyun berada di sana.
Episode 4 pun berakhir dalam situasi penuh ketegangan.
Rencana Ki-tae untuk membunuh Hwang menggunakan bom telah dimulai, tetapi keberadaan Ki-hyun di lokasi tersebut membuat nasib operasi itu semakin sulit dipastikan. (naf)





