Spoiler Made in Korea Season 2 Episode 2: Ki-tae Jadi Direktur KCIA, Ki-hyun Mulai Memburunya
Made in Korea Season 2 Episode 2
DRAMA - Ki-tae makin berkuasa setelah memimpin KCIA, tetapi kasus lama kembali mengancam posisinya/ Foto: Disney+
AVNMEDIA.ID - Episode 2 Made in Korea Season 2 semakin memperlihatkan perebutan kekuasaan setelah kematian Presiden Park dan Kepala Gwak.
Ki-tae yang sebelumnya berada dalam posisi terancam justru berhasil mendapatkan jabatan strategis sebagai Direktur KCIA.
Namun, posisi baru tersebut tidak membuat Ki-tae aman.
Mayor Jenderal Hwang mulai menyusun langkah untuk menjatuhkannya, sementara Ki-hyun mendapatkan tugas yang membuatnya harus berhadapan langsung dengan sang kakak.
Bagi Ki-hyun, situasi tersebut semakin rumit karena penyelidikan yang dijalankannya bukan hanya berkaitan dengan kepentingan negara, tetapi juga menyeret keluarganya sendiri.
Ki-tae Diangkat sebagai Direktur KCIA
Episode 2 dibuka ketika Ki-tae tiba di rumah persembunyian setelah Presiden Park dan Kepala Gwak tewas.
Bersama Kepala Cheon, ia mulai memikirkan konsekuensi dari kejadian tersebut.
Kilas balik kemudian memperlihatkan Direktur Cho yang menghubungi Jenderal Jang Mu-jin setelah pembunuhan presiden.
Cho berusaha mendapatkan dukungan Jang dengan membawanya ke KCIA.
Namun, ketika situasi semakin kacau, Ki-tae justru mengambil langkah untuk melaporkan Cho sebagai orang yang membunuh presiden.
Keputusan tersebut akhirnya menguntungkan Ki-tae.
Di masa sekarang, Jenderal Jang mengangkatnya sebagai Direktur KCIA.
Keduanya kemudian bekerja sama untuk menghadapi Mayor Jenderal Hwang yang mulai mengincar Blue House.
Hwang Mulai Menekan Ki-tae
Hwang tidak tinggal diam melihat posisi Ki-tae semakin kuat.
Ia mendapat informasi mengenai kerja sama Ki-tae dan Jang melalui Kolonel Ahn, atasan Ki-hyun.
Hwang kemudian membuka kembali kasus lama yang berkaitan dengan perdagangan metamfetamin Ki-tae.
Jaksa Oh Ye-jin ditugaskan untuk menangani penyelidikan tersebut.
Ye-jin juga menemukan sosok penting ketika tiba di markas JIH.
Penasihat dalam kasus tersebut ternyata Jang Geon-young, mantan jaksa sekaligus mentornya.
Kehadirannya menjadi petunjuk bahwa ia kemungkinan merupakan pemain misterius yang sebelumnya disebutkan.
Ki-hyun Mulai Memburu Kakaknya
Tidak hanya kasus narkoba, Hwang juga menugaskan Ki-hyun untuk menyelidiki dana gelap milik Cheon.
Ki-tae kembali menjadi orang yang harus diperiksa dalam penyelidikan tersebut.
Ki-hyun pun menyadari bahwa dirinya sengaja ditempatkan dalam dua kasus yang berkaitan dengan Ki-tae.
Tujuannya jelas, yakni memberikan tekanan kepada sang kakak.
Hubungan keduanya semakin tegang ketika Ki-tae meminta Ki-hyun memata-matai JIH.
Ki-hyun menolak melangkah sejauh itu, tetapi Ki-tae kembali mengingatkan bahwa jika dirinya jatuh, seluruh keluarga mereka dapat ikut terseret.
Masa Lalu Kembali Menghantui
Kilas balik sembilan tahun sebelumnya memperlihatkan pertemuan Ki-tae dan Ki-hyun setelah insiden pengeboman Saigon.
Ki-tae saat itu sudah memperingatkan Ki-hyun agar tidak mengejarnya.
Ia mengingatkan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk melindungi keluarga, termasuk fakta bahwa So-yeong ikut terseret dalam aktivitas kriminalnya.
Di masa sekarang, Ki-hyun masih memberikan informasi kepada Ki-tae mengenai langkah Hwang dan Ahn.
Namun, permintaan untuk memata-matai JIH menjadi batas baru dalam hubungan mereka.
Ki-tae dan Yuji Disergap JIH
Di tengah konflik tersebut, Kolonel Ahn mengatur pertemuan Ki-hyun dengan Jang Geon-young.
Sementara itu, Ye-jin mengetahui kedatangan Yuji bersama pengiriman bahan baku.
Ki-tae dan Yuji kemudian membahas cara menghindari dampak pemberlakuan darurat militer terhadap perdagangan metamfetamin.
Namun, pembicaraan mereka berakhir ketika pasukan JIH tiba-tiba melakukan penyergapan.
Di tengah situasi tersebut, Jang Geon-young muncul dan menghampiri Ki-tae.
Pertemuan itu menjadi penutup episode 2 sekaligus membuka konflik baru.
Ki-tae kini memegang posisi penting sebagai Direktur KCIA, tetapi Ki-hyun mulai berada di sisi yang berlawanan dengannya.
Kondisi tersebut membuat hubungan kakak beradik ini semakin sulit diprediksi pada episode Made in Korea Season 2 berikutnya. (naf)





