Spoiler Made in Korea Season 2 Episode 1: Park Chung-hee Tewas, Yuji Jadi Bos Yakuza
Made In Korea Season 2 Episode 1
DRAKOR - Made In Korea Season 2 Episode 1/Foto: Disney+
AVNMEDIA.ID - Made in Korea Season 2 membuka episode pertamanya dengan loncatan waktu sembilan tahun setelah peristiwa musim pertama.
Cerita kini memasuki 1979, ketika Korea Selatan berada dalam situasi politik yang semakin panas di bawah rezim Yushin.
Protes besar terjadi di Busan dan Masan.
Di tengah kekacauan tersebut, perebutan pengaruh di antara pejabat keamanan, militer, hingga orang-orang terdekat Presiden Park semakin sulit dikendalikan.
Perebutan Kekuasaan di Lingkaran Presiden
Direktur Cho dari KCIA berusaha menghadapi demonstrasi dengan pendekatan yang lebih damai.
Sikap ini bertentangan dengan Kepala Presidential Security Service, Gwak, yang menginginkan tindakan lebih keras.
Di antara keduanya ada Kepala Staf Cheon Seok-jung.
Ia berpura-pura menjadi penengah, padahal diam-diam mengawasi sekaligus memainkan kepentingannya sendiri.
Presiden Park juga mulai bergerak.
Ia meminta Wakil Direktur KCIA Baek Ki-tae untuk mengawasi Cho. Sebagai imbalannya, Ki-tae dijanjikan posisi sebagai direktur.
Sementara itu, Mayor Jenderal Hwang Dae-sik dari Military Security Command mulai mengumpulkan sekutu untuk menggulingkan Cheon.
Cheon kemudian memanfaatkan Ki-tae untuk menghukum Hwang.
Ia juga meminta Ki-tae meningkatkan dana kampanye, sembari memberi isyarat bahwa masa kepemimpinan Presiden Park tidak akan berlangsung selamanya.
Ki-tae Kembali Terlibat dalam Bisnis Gelap
Ki-tae masih menjalankan bisnis ilegalnya.
Anak buahnya, Ki-hun, bahkan mengusulkan agar mereka menyebarkan metamfetamin di Korea Selatan demi meningkatkan keuntungan.
Namun Ki-tae menolak.
Ia tetap menganggap aktivitas ilegalnya sebagai bentuk patriotisme dan tidak ingin mencemari negaranya.
Di Busan, masalah baru muncul ketika seseorang mulai menjual narkoba milik Ki-tae tanpa izin.
Ki-tae kemudian mendapat kabar bahwa Oh Ye-jin, yang kini telah menjadi jaksa, sedang memburu jaringan mereka.
Ye-jin melakukan penyamaran dan menggunakan cara keras untuk mendapatkan nama Chang-bae.
Sayangnya, sebelum ia bisa mengembangkan penyelidikan, Chang-bae dibunuh Ki-tae setelah ketahuan mencuri darinya.
Yuji Membunuh Ayahnya dan Merebut Yakuza
Konflik kekuasaan juga terjadi di Jepang.
Pemimpin yakuza Ikeda yang sedang sakit berencana turun dari posisinya.
Dua kandidat utama penggantinya adalah Kimura, orang lama yang loyal, dan Yuji, putri angkat Ikeda yang merupakan keturunan Korea di Jepang.
Yuji berusaha mengamankan dukungan Harimoto dengan menawarkan bantuan membebaskan saudaranya, Profesor Jang Gyeong-sik, yang ditangkap KCIA di Busan dan terancam hukuman mati.
Namun ketika Ikeda menolak menjadikan Yuji sebagai penerus, Yuji mengambil keputusan ekstrem: ia membunuh ayah angkatnya sendiri.
Setelah itu, pemilihan pemimpin baru justru dimenangkan Kimura dengan selisih satu suara. Harimoto mengingkari kesepakatan dengan Yuji.
Tak tinggal diam, Ki-tae datang dan membunuh para penjaga.
Yuji kemudian membunuh Kimura dan Harimoto sebelum mendeklarasikan dirinya sebagai Kumicho, pemimpin klan.
Ending Episode 1: Presiden Park Tewas
Puncak episode terjadi pada 26 Oktober, ketika Presiden Park, Cheon, Cho dan Gwak sedang makan malam.
Cho terus menunjukkan dukungannya terhadap para demonstran. Sikap tersebut membuat Presiden Park marah.
Cheon yang memiliki firasat buruk kemudian menghubungi Ki-tae dan memintanya segera datang.
Namun saat Ki-tae tiba, terdengar suara tembakan dari dalam rumah.
Cho keluar dalam keadaan panik, mengambil senjata Ki-tae, lalu kembali masuk. Beberapa tembakan kembali terdengar.
Ki-tae akhirnya menyadari kenyataan mengejutkan: Presiden Park telah tewas ditembak.
Ending tersebut menjadi penutup dramatis Episode 1 sekaligus membuka konflik besar yang kemungkinan akan menjadi pusat cerita Made in Korea Season 2. (sal)





