Spoiler Four Hands, Two Sonatas Episode 5: Pi-o Menang, Jeong-Yo Diculik
Spoiler Four Hands, Two Sonatas Episode 5
DRAKOR - Four Hands, Two Sonatas episode 5/Foto: Netflix
AVNMEDIA.ID - Persaingan Pi-o dan Jeong-yo di kompetisi piano Harmonie semakin menegangkan dalam Four Hands, Two Sonatas episode 5.
Di tengah perjuangan Pi-o mempertahankan karier musiknya, Jeong-yo justru menghadapi bahaya besar menjelang penampilan final.
Episode ini juga memperlihatkan bagaimana kondisi Pi-o semakin memburuk akibat cedera pada jari kelingkingnya.
Meski begitu, ia tetap memaksakan diri untuk tampil.
Pi-o dan Jeong-yo Lolos ke Kompetisi Harmonie
Episode 5 dibuka dengan Pi-o yang terbangun di rumah sakit setelah mengalami pneumonia.
Ia kemudian meminta ibunya, Ji-hye, menghubungi Jeong-yo.
Pi-o mengatakan dirinya akan mengikuti Harmonie Competition dan meminta Jeong-yo ikut serta. Ia bahkan meminta Jeong-yo memberikan penampilan terbaiknya.
Bagi Pi-o, kompetisi tersebut menjadi kesempatan terakhirnya sebagai pianis.
Ia mengatakan kepada Ji-hye bahwa jika kalah, dirinya akan berhenti bermusik untuk selamanya.
Setelah menjalani serangkaian latihan dan proses seleksi, Pi-o dan Jeong-yo berhasil masuk dalam 60 peserta pertama dari berbagai negara yang lolos ke Prague Harmonie Competition.
Cedera Pi-o Semakin Parah
Pada babak pertama, Jeong-yo tampil mengesankan di hadapan para juri. Setelah selesai tampil, ia menyadari jari kelingking Pi-o mengalami cedera.
Jeong-yo meminta Pi-o memeriksakan lukanya, tetapi Pi-o justru memintanya untuk tidak ikut campur. Ji-hye juga memilih memberikan obat agar Pi-o tetap bisa melanjutkan kompetisi.
Keduanya kemudian berhasil masuk ke 24 finalis.
Para peserta dibawa ke asrama kapel dan diminta menyerahkan ponsel mereka selama menjalani persiapan.
Dalam masa karantina tersebut, Pi-o terus berlatih meski kondisi jarinya semakin buruk.
Ia bahkan beberapa kali bertengkar dengan Tom karena memainkan piano hingga larut malam.
Sheet Music Pi-o Hilang
Masalah semakin besar ketika Pi-o menyadari lembar musiknya hilang.
Ia mencurigai Tom dan bahkan memeriksa kamar peserta tersebut, tetapi tidak menemukan apa pun.
Pi-o kemudian melihat seseorang meninggalkan kapel dan mengejarnya di tengah hujan. Jeong-yo berusaha menghentikannya, tetapi keduanya justru bertengkar.
Saat Pi-o mengatakan ingin mundur dari kompetisi, Jeong-yo memberikan lembar musik miliknya.
Ia mengatakan sudah menghafal seluruh bagiannya.
Di dalam lembar musik tersebut, Pi-o menemukan catatan Jeong-yo yang membantunya memahami bagaimana mengekspresikan emosi melalui musik.
Pi-o pun kembali berlatih hingga akhirnya mereka menjadi dua pianis terakhir dalam kompetisi.
Jeong-yo Diculik dan Ditembak
Menjelang penampilan final, situasi berubah drastis.
Jeong-yo masuk ke mobil yang seharusnya membawanya ke lokasi kompetisi.
Namun, para pengemudi justru membawanya pergi.
Jeong-yo mencoba melarikan diri. Salah satu pengemudi bahkan mengeluarkan senjata dan menembaknya hingga terluka.
Jeong-yo kemudian jatuh ke sebuah danau dalam kondisi berdarah.
Sementara itu, pihak penyelenggara mulai khawatir karena Jeong-yo tidak kunjung tiba di lokasi.
Di tengah kekacauan tersebut, Pi-o tetap tampil.
Ia memainkan bagian bebas bersama orkestra meski jarinya terluka hingga mengeluarkan darah.
Penampilannya membuat Seung-woon terkejut dan penonton memberikan sambutan meriah.
Pi-o Menang, tetapi Curigai Ji-hye
Pi-o akhirnya dinyatakan sebagai pemenang kompetisi.
Namun, kemenangan tersebut tidak sepenuhnya terasa bahagia karena Jeong-yo menghilang.
Pihak penyelenggara mengumumkan bahwa Jeong-yo telah mengundurkan diri dari kompetisi.
Pi-o mulai mencurigai Ji-hye memiliki hubungan dengan hilangnya Jeong-yo.
Ji-hye kemudian datang ke kantor polisi ketika Yeong-jeong dan Seong-joo mendesak polisi mencari Jeong-yo.
Saat bertemu Pi-o, Ji-hye mencoba menenangkannya, tetapi Pi-o justru menanyakan apakah dirinya terlibat dalam hilangnya Jeong-yo.
Episode kemudian melompat ke tahun 2026.
Pi-o berada di Praha untuk sebuah konser dan tengah memainkan piano ketika ia menerima sebuah telepon. (sal)





