Flex X Cop Season 2

Spoiler Flex X Cop Season 2 Episode 11: I-soo Dituduh Bunuh Teman, Tim 1 Temukan Pelaku Sebenarnya

Flex X Cop Season 2 Episode 11

DRAMA - Flex X Cop Season 2 episode 11 mengungkap I-soo bukan pembunuh Young-hwan setelah Tim 1 menemukan pelaku/ Foto: SBS

AVNMEDIA.ID - Drama Flex X Cop Season 2 episode 11 menghadirkan kasus yang membuat Jin I-soo berada dalam posisi sulit. 

Ia dituduh membunuh teman masa lalunya setelah jasad Young-hwan ditemukan di sofa rumahnya.

Kasus tersebut bermula ketika I-soo pulang ke rumah dan mendapati Young-hwan sudah berada di sana. 

Keduanya diketahui pernah berteman sejak SMP, tetapi hubungan mereka berubah setelah I-soo membuat Young-hwan masuk penjara.

I-soo Menemukan Jasad Young-hwan di Rumahnya

Young-hwan ternyata masih menyimpan kunci rumah I-soo

Ia datang dengan membawa dendam karena merasa ditinggalkan setelah dipenjara dan tidak pernah dikunjungi I-soo.

Sebelumnya, Young-hwan juga pernah datang ke rumah tersebut dan membuat tempat tinggal I-soo berantakan. 

Pada kejadian itu, ia bahkan masuk hingga kamar tidur ketika I-soo sedang tidak sadarkan diri akibat obat tidur.

Malam sebelum penemuan jasad, Young-hwan kembali muncul. 

Ia diketahui berada di bawah pengaruh narkotika sehingga I-soo mengusirnya dari rumah.

Sebelum pergi, Young-hwan meminta berjabat tangan untuk terakhir kalinya. 

I-soo kemudian menggenggam tangannya, tetapi setelah itu ia kehilangan kesadaran. I-soo tidak dapat mengingat kejadian selanjutnya.

Kondisi berubah menjadi buruk ketika I-soo justru menemukan Young-hwan telah meninggal di sofanya.

I-soo Jadi Tersangka Utama Kasus Pembunuhan

Unit Investigasi Metropolitan kemudian menangkap I-soo tanpa surat perintah. 

Statusnya sebagai detektif sekaligus pewaris chaebol membuat polisi menilai ia memiliki kemampuan untuk melarikan diri.

Dalam pemeriksaan, I-soo membantah telah membunuh Young-hwan

Namun, hasil tes darah yang menunjukkan adanya narkotika membuat penyidik Mu-jin semakin yakin bahwa I-soo terlibat.

Mu-jin menduga I-soo dan Young-hwan menggunakan narkoba bersama sebelum terlibat pertengkaran karena persoalan masa lalu. 

Menurut dugaan tersebut, pertengkaran itu berakhir dengan kematian Young-hwan.

Situasi semakin menyudutkan I-soo karena dirinya sendiri yang melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan mengatakan bahwa ia telah membunuh seseorang.

Sementara itu, Tuan Choi bersama tim pengacara Hansu Group berusaha membantunya. 

Namun, I-soo memilih menghentikan upaya tersebut.

Seong-won Muncul dan Membuat I-soo Ragu

Seong-won juga datang menemui I-soo setelah penangkapannya. 

Alih-alih membantu, ia justru mencoba membuat I-soo menerima anggapan bahwa dirinya adalah seorang pembunuh.

Seong-won bahkan mengatakan bahwa mereka sebenarnya sama dan menyebut I-soo sebagai “pangeran kecilnya”. 

Perkataan tersebut membuat keberadaan Seong-won semakin mencurigakan.

Di sisi lain, Tim 2 menawarkan bantuan untuk menyelidiki kasus tersebut secara diam-diam. 

Tim 1 sendiri tidak bisa terlalu terlibat karena sedang berada dalam pengawasan.

Tim 1 Menemukan Petunjuk Baru

Hye-ra kembali memeriksa lokasi kejadian untuk mencocokkan kondisi rumah dengan laporan forensik. 

Ia kemudian berbicara dengan tetangga I-soo, Ko Dan-bi.

Dan-bi memiliki sensor gerak di depan rumahnya akibat pernah mengalami masalah dengan seorang penguntit. 

Sistem tersebut membuat monitor interkom menyala ketika ada orang yang melewati area depan rumah.

Dari catatan tersebut, Hye-ra menemukan petunjuk penting. 

Monitor menyala ketika I-soo pulang sekitar pukul 10 malam. 

Namun, sekitar 30 menit kemudian, monitor kembali aktif ketika seorang pria berkerudung masuk ke rumah I-soo.

Temuan itu menunjukkan bahwa ada kemungkinan orang lain berada di rumah I-soo pada malam pembunuhan.

Jung-young kemudian menemukan bukti forensik lain. 

Hasil tes narkoba I-soo diduga terjadi karena Young-hwan sengaja memberinya Touch. 

Hal tersebut membuka kemungkinan bahwa kondisi I-soo saat kejadian bukan seperti yang selama ini diperkirakan penyidik.

Kyung-jin juga membuktikan bahwa panggilan I-soo yang mengaku telah membunuh seseorang ternyata palsu.

I-soo Dibebaskan dan Tim 1 Mengejar Pelaku Sebenarnya

Setelah bukti baru disampaikan kepada Unit Investigasi Metropolitan, tuduhan terhadap I-soo mulai runtuh. 

Ia akhirnya dibebaskan tanpa dakwaan.

Tim 1 kemudian mengarahkan penyelidikan kepada tersangka yang mereka yakini sebagai pelaku sebenarnya, Cho Pil-gu.

Sebelum mengejar Pil-gu, I-soo harus menghadapi persoalan lain di Hansu Group. 

Pamannya berusaha mengambil posisi ketua dari Tuan Choi. 

I-soo datang ke perusahaan setelah Tuan Choi disingkirkan melalui keputusan dewan direksi.

Dengan statusnya sebagai pemegang saham terbesar, I-soo menggunakan haknya untuk mengembalikan Tuan Choi ke posisi tersebut.

Cho Pil-gu Terpojok di Akhir Episode

Setelah urusan perusahaan selesai, I-soo bergabung dengan Tim 1 untuk menangkap Pil-gu.

Jung-young menyamar sebagai petugas pos dan mencoba membuat Pil-gu membuka pintu rumah. 

Namun, Pil-gu menyadari penyamaran tersebut dan memilih melarikan diri melalui jendela.

Upaya kaburnya gagal. Para detektif berhasil mengepung Pil-gu di penghujung episode 11.

Namun, Pil-gu belum menyerah. 

Ia mengambil seseorang sebagai sandera dan menodongkan pisau ke lehernya.

Episode 11 pun berakhir dengan situasi menegangkan ketika Tim 1 akhirnya berhasil menemukan tersangka yang mereka yakini berada di balik kasus kematian Young-hwan

Nasib sandera dan langkah I-soo dalam menghadapi Pil-gu menjadi salah satu konflik yang kemungkinan berlanjut ke episode Flex X Cop Season 2 berikutnya. (naf)

Related News
Recent News
image
Film Ending Episode My Bias My Boss: Ha-gi Lamar Da-reum, Berakhir dengan Cinta dan Mimpi Baru
by Adrian Jasman2026-09-12 21:30:00

Ending My Bias My Boss episode 11-12 menghadirkan lamaran Ha-gi dan Da-reum serta happy ending.

image
Film 15 Drama Korea dalam K-Drama Starter Pack yang Wajib Masuk Watchlist, Ada Love Scout hingga BITCH X RICH
by April2026-09-12 09:30:00

Koleksi bertajuk K-Drama Starter Pack menghadirkan berbagai judul dengan genre yang beragam.