Spoiler Episode 8 Spring Fever: Jae-gyu dan Bom Resmi Pacaran, Dipergoki Jin-hyeok
KISSING - Setelah saling jujur dan saling menguatkan, Jae-gyu dan Bom akhirnya berbagi ciuman lembut yang menandai hubungan mereka kini resmi/ X @primevideoid
AVNMEDIA.ID - Drama Korea Spring Fever Episode 8 menghadirkan titik balik penting dalam hubungan Jae-gyu dan Bom.
Setelah beberapa episode tarik-ulur perasaan, keduanya akhirnya resmi pacaran, meski harus menghadapi konsekuensi tak terduga: hubungan mereka dipergoki langsung oleh Jin-hyeok di tempat umum.
Tak hanya soal romansa, episode ini juga mengungkap rahasia keluarga besar yang mengancam kebahagiaan para karakter utama.
Kombinasi cinta, konflik, dan tragedi membuat Episode 8 jadi salah satu episode paling emosional sejauh ini.
Jae-gyu dan Bom Ketahuan Pelukan, Jin-hyeok Pasang Syarat
Spoiler Spring Fever Episode 8 dibuka dengan momen manis Jae-gyu dan Bom di taman hiburan.
Keduanya tertangkap basah sedang berpelukan oleh Jin-hyeok. Panik, mereka memohon agar rahasia hubungan ini tidak disebarkan.
Namun Jin-hyeok bukan tanpa agenda. Ia setuju menutup mulut dengan dua syarat:
- Bom harus membantunya mendapatkan data hukum
- Jae-gyu harus sengaja kalah dalam pertandingan judo demi menaikkan pamornya di depan Hye-suk
Kesepakatan ini langsung memberi warna komedi, sekaligus menjadi bom waktu bagi hubungan Jae-gyu dan Bom.
Rahasia Hae-yeon Terbongkar, Bom Shock Berat
Konflik makin dalam saat Bom bertemu dengan Hae-yeon, perempuan misterius yang selama ini disebut Jae-gyu sebagai agen asuransi.
Dari pertemuan tak sengaja itu, Bom mulai menyadari ada kebohongan besar.
Akhirnya, Jae-gyu mengungkap fakta mengejutkan:
Hae-yeon adalah kakak kandungnya, sekaligus ibu kandung Han-gyul.
Dulu, Hae-yeon pergi ke Seoul setelah menyerahkan bayinya kepada Jae-gyu demi menyelamatkannya dari kekerasan sang ayah.
Ia baru kembali sekarang—bukan demi anaknya, melainkan untuk menuntut warisan keluarga.
Bom merasa bersalah dan menilai Han-gyul berhak mengetahui kebenaran pahit tersebut.
Badai Topan, Jae-gyu Terluka Demi Selamatkan Bom
Puncak emosi Episode 8 terjadi saat badai topan melanda kota.
Bom menghilang, membuat Jae-gyu panik dan mencarinya di tengah hujan deras. Bom ternyata nekat mengais sampah demi mencari kotak hadiah pemberian Jae-gyu yang tak sengaja terbuang.
Di tengah kekacauan, papan reklame roboh.
Belakangan terungkap, Jae-gyu terluka karena mendorong Bom menjauh dari bahaya—namun memilih menyembunyikan lukanya.
Momen ini menjadi klimaks emosional yang memperkuat ikatan mereka.
Ciuman Penentu: Jae-gyu dan Bom Resmi Pacaran
Setelah saling jujur dan saling menguatkan, Jae-gyu dan Bom akhirnya berbagi ciuman lembut yang menandai hubungan mereka kini resmi.
Tak ada deklarasi berlebihan—hanya perasaan yang tumbuh alami, hangat, dan terasa nyata.
Episode ini memperlihatkan bahwa hubungan mereka bukan sekadar manis, tapi dibangun dari pengorbanan dan kepercayaan.
Ending Menggantung: Han-gyul Temukan Dokumen Ibu Kandungnya
Di akhir episode, ketegangan kembali memuncak. Han-gyul tanpa sengaja menemukan dokumen warisan dengan tanda tangan ibunya—yang selama ini ia kira telah meninggal.
Saat menghadapi Jae-gyu, ia bertanya dengan mata berkaca-kaca:
“Ibu aku… sebenarnya masih hidup?”
Layar gelap. Episode berakhir.
Review Spring Fever Episode 8
Spring Fever Episode 8 sukses menyeimbangkan romansa, konflik keluarga, dan ketegangan emosional tanpa terasa dipaksakan.
Hubungan Jae-gyu dan Bom berkembang dengan natural, sementara konflik Han-gyul membuka lapisan drama yang lebih kelam dan realistis.
Bukan sekadar episode cinta-cintaan, Episode 8 memperkuat tema utama Spring Fever: bahwa cinta, keluarga, dan masa lalu sering kali saling bertabrakan.
Rating emosional: tinggi.
Episode ini jelas jadi salah satu episode terbaik sejauh penayangannya. (jas)



