Spoiler Episode 8 No Tail to Tell: Kencan di Publik, Eun-ho Genggam Tangan Si-yeol
NO TAIL TO TELL - Karena yakin bahwa Si-yeol tak akan mengingat momen ini, ia membiarkannya berakhir dengan sebuah ciuman—manis sekaligus menyakitkan/ IG @kdramasdiary
Tak berhenti di situ, Eun-ho bahkan mengancam Chairman Kim agar menyerahkan gedung kantor pusatnya kepada keluarga Hwang—sebuah momen kuat yang memperlihatkan perubahan moral karakter Eun-ho.
Sepak Bola, Uang, dan Awal Kencan
Karena kehabisan uang, Si-yeol memilih satu-satunya cara yang ia kuasai: bermain sepak bola.
Dalam laga uji coba antara tim divisi dua dan tim divisi empat miliknya, kehadiran Si-yeol langsung mengubah jalannya pertandingan.
Aura bintang dan bakatnya kembali membuat Eun-ho terpesona.
Meski pertandingan berakhir imbang akibat permainan kotor lawan, momen ini membuka mata Si-yeol tentang kerasnya kehidupan rekan-rekan setimnya yang harus bekerja paruh waktu demi bertahan hidup.
Dengan meminjam uang dari rekan setim yang lebih berada, kencan pun akhirnya terwujud.
Kencan Publik dan Adegan Ikonik di Namsan
Momen paling berkesan di episode ini terjadi saat Eun-ho dan Si-yeol menjalani kencan klasik.
Mereka memasang gembok cinta di Menara Namsan, di mana Eun-ho menuliskan harapannya agar hidup kembali normal—sebuah keinginan yang justru terasa dingin bagi Si-yeol.
Saat makan malam, suasana berubah muram ketika Si-yeol mengungkapkan bahwa status selebritas membuatnya tak pernah bisa menjalani kencan normal, bahkan sekadar bergandengan tangan di depan umum.
Di sinilah kontras mereka terasa tajam: Eun-ho bisa menghapus ingatan, sementara Si-yeol harus hidup dengan konsekuensi setiap kenangan.



