Drama Korea Bloody Flower

Spoiler Episode 6 Bloody Flower: Jaksa Cha Coba Batalkan Vonis Woo-gyeom, Konspirasi Cheum Makin Terbuka

BLOODY FLOWER - Episode 6 semakin menegaskan bahwa Cheum bukan sekadar rumah sakit—melainkan pusat kekuasaan dengan agenda tersembunyi/ X @tntn_9

AVNMEDIA.ID - Spoiler episode 6 Bloody Flower membawa cerita ke level yang lebih gelap.

Jika episode sebelumnya menyoroti rencana monopoli obat, kali ini fokus beralih pada langkah berani Jaksa Cha yang diam-diam berusaha membatalkan vonis Woo-gyeom.

Di tengah intrik Cheum Medical Center dan kematian misterius Profesor Han, konflik tak lagi sekadar soal terapi darah—melainkan perebutan kendali, manipulasi hukum, dan rahasia lama yang mulai terkuak.

Woo-gyeom dan Rencana Kabur yang Gagal

Episode 6 dibuka dengan pertemuan Woo-gyeom dan Profesor Han. Han mengaku telah menyuap petugas keamanan Cheum untuk membantu pelarian Woo-gyeom pada hari Kamis.

Sebagai gantinya, Woo-gyeom harus membantu menciptakan obat independen agar darahnya tak lagi menjadi satu-satunya sumber terapi.

Terungkap pula bahwa buku catatan merah berisi riset Woo-gyeom telah dicuri Han dan kini berada di tangan Shin Ho-chang.

Namun rencana pelarian itu gagal total.

Hari Kamis tiba, Han tak pernah muncul.

Sebaliknya, Han-jun yang putus asa karena kondisi Min-seo memburuk, berlutut memohon bantuan Woo-gyeom.

Dari balik CCTV, Chae Jeong-su menyaksikan adegan itu sambil tersenyum sinis.

Jaksa Cha Curiga: Vonis Bisa Dibalik?

Di sisi lain, Jaksa Cha semakin yakin ada yang janggal dalam kasus Woo-gyeom.

Ia tak percaya bahwa Woo-gyeom benar-benar bertindak altruistik.

Fakta bahwa ia tahu kapan akan ditangkap dan sempat mencoba membuat kesepakatan dengan Cha menjadi tanda tanya besar.

Cha bahkan menemui Han-jun dan mengungkap bahwa ia masih mengupayakan pembatalan vonis Woo-gyeom.

Bagi Cha, ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal membongkar jaringan korupsi di balik Cheum Medical Center dan Chae Jeong-su.

Han-jun akhirnya setuju bekerja sama dengan Cha, dengan syarat ia mendapat seluruh berkas investigasi tentang Cheum.

 

Kematian Profesor Han dan Fakta Mengejutkan

Twist terbesar episode ini datang dari kematian Profesor Han.

Detektif Gong mengungkap bahwa Han telah kehilangan seluruh darahnya dan sudah meninggal dua hari. Ia juga diduga berada di sekitar rumah ibu Woo-gyeom sebelum tewas.

Yang lebih mengejutkan, terkuak bahwa Detektif Gong adalah “orang dalam” Cheum. Ia sebelumnya menolak laporan ibu Woo-gyeom saat sang anak dinyatakan hilang.

Kasus kematian ibu Woo-gyeom yang semula disebut serangan jantung kini dicurigai sebagai pembunuhan.

Konspirasi makin melebar.

Cheum Semakin Kuat, Saham Melonjak

Sementara penyelidikan berjalan, terapi darah Woo-gyeom terus dilakukan—setiap tiga hari untuk satu pasien.

Prosesnya lambat, tetapi efeknya besar bagi Cheum.

Saham perusahaan melonjak tajam hingga menjadikannya grup medis terbesar di negara itu.

Dalam kilas balik mengejutkan, Chae Jeong-su bahkan diperlihatkan membunuh ayahnya sendiri demi ambisi menguasai obat penyelamat nyawa tersebut.

Episode 6 semakin menegaskan bahwa Cheum bukan sekadar rumah sakit—melainkan pusat kekuasaan dengan agenda tersembunyi.

Ending Episode 6: Woo-gyeom Dibawa Kabur?

Di penghujung episode, Jaksa Cha menerima telepon mengejutkan tentang Woo-gyeom.

Adegan terakhir memperlihatkan Han-jun melarikan diri bersama Woo-gyeom dengan mobilnya.

Apakah ini bagian dari strategi Cha? Atau langkah nekat Han-jun demi menyelamatkan Min-seo?

Pertanyaan-pertanyaan ini membuat penonton semakin penasaran menuju episode berikutnya.

Review: Drama Hukum Berubah Jadi Thriller Konspirasi

Episode 6 Bloody Flower terasa seperti pembuka babak baru.

Fokus tak lagi hanya pada persidangan dan terapi medis, tetapi pada pembongkaran jaringan kekuasaan yang melibatkan jaksa, polisi, politisi, hingga elite rumah sakit.

Langkah Jaksa Cha untuk membatalkan vonis Woo-gyeom menjadi titik balik penting. Ia bukan lagi sekadar penuntut umum, melainkan figur sentral yang berusaha meruntuhkan sistem dari dalam.

Dengan kematian Profesor Han dan terbongkarnya mata-mata Cheum, Bloody Flower kini resmi bertransformasi menjadi thriller politik medis penuh intrik.

Dan jelas, permainan sebenarnya baru saja dimulai. (jas)

 


 
 
 

Related News
Recent News
image
Film Daftar Pacar Jisoo di Drama Netflix Boyfriend on Demand, dari Dunia Nyata hingga Virtual
by Nayara Faiza2026-02-19 22:40:37

Intip daftar pacar Jisoo di Boyfriend On Demand, dari love interest nyata hingga pacar virtual

image
Film Spoiler Episode 5 Bloody Flower: Rencana Monopoli Obat Terbongkar, Woo-gyeom Jadi “Mesin Uang”?
by Adrian Jasman2026-02-19 21:48:16

Spoiler Bloody Flower episode 5: rencana monopoli obat terungkap, konflik makin gelap.