Sinopsis Episode 2 Bloody Flower: Woo-gyeom Dituntut Hukuman Mati, Apa Strategi Jaksa Cha?
DRAMA KOREA - Jaksa Cha Yi-yeon secara tegas menyatakan akan menuntut hukuman mati untuk Lee Woo-gyeom/ X @kdramasdiary
AVNMEDIA.ID - Episode 2 drama Korea Bloody Flower langsung membuka konflik besar ketika Jaksa Cha Yi-yeon secara tegas menyatakan akan menuntut hukuman mati untuk Lee Woo-gyeom.
Tuduhan ini membuat ruang sidang memanas, sementara opini publik terus bergejolak, dari menyalahkan kepolisian hingga mendesak eksekusi mati bagi Woo-gyeom.
Di tengah tekanan tersebut, pengacara Park Han-jun masih meragukan kliennya.
Woo-gyeom kemudian menceritakan masa lalunya, termasuk kecelakaan tabrak lari yang membuatnya koma selama tiga tahun.
Ia mengaku terbangun karena mutasi darah langka yang menimbulkan rasa sakit ekstrem, hingga akhirnya melakukan eksperimen pada tubuhnya sendiri demi menemukan penyembuhan.
Pengakuan ini membuat Han-jun akhirnya bersedia membelanya.
Jaksa Cha Yakin Woo-gyeom Psikopat, Bukan Penyelamat
Jaksa Cha menilai motif Woo-gyeom sama sekali tidak altruistis.
Menurutnya, tindakan Woo-gyeom bersifat psikopatis, terencana, penuh dendam, dan brutal.
Ia menegaskan bahwa jika Woo-gyeom hanya bertujuan medis, ia tidak akan menyiksa para korbannya secara kejam.



