Spoiler Episode 4 If Wishes Could Kill: Jimat Merah, Tanda Temuan Petunjuk Baru?

If Wishes Could Kill - Drama Korea If Wishes Could Kill kembali memanaskan cerita di episode 4 dengan nuansa investigasi yang makin gelap/ X @sojuuline

AVNMEDIA.ID -  Drama Korea If Wishes Could Kill kembali memanaskan cerita di episode 4 dengan nuansa investigasi yang makin gelap.

Jika sebelumnya fokus pada ritual penyelamatan Se-ah dan dunia lain penuh darah, kali ini para karakter mulai memburu sumber kutukan yang selama ini meneror mereka.

Episode terbaru menghadirkan lokasi baru berupa rumah terkutuk milik Do Hye-rung, sekaligus membuka petunjuk penting berupa jimat merah yang diduga berkaitan langsung dengan asal-usul aplikasi Gigiro.

Apakah benda itu menjadi kunci menghentikan semua teror?

Se-ah Dihantui Mimpi Buruk Hujan Darah

Episode dibuka dengan mimpi mengerikan yang dialami Se-ah.

Ia melihat hujan darah turun dari langit, lalu muncul dua gadis berseragam sekolah. Salah satunya memiliki leher tergorok dan tubuh penuh darah.

Wajah keduanya tidak terlihat jelas, tetapi mimpi itu terasa sangat nyata.

Adegan ini mengisyaratkan bahwa Se-ah kini semakin terhubung dengan roh di balik kutukan Gigiro.

Haetsal Beri Gelang Pelindung

Sebelum Se-ah pergi bersama Bang-wool dan Ha-joon, Haetsal memberikan gelang pelindung.

Ia memperingatkan Se-ah agar tidak melepas gelang tersebut dalam kondisi apa pun.

Selain itu, Se-ah juga dilarang menjawab telepon atau membalas pesan dari ponselnya sendiri karena roh jahat bisa menggunakan media digital untuk menyerang.

Peringatan ini menegaskan bahwa ancaman aplikasi Gigiro kini bisa muncul kapan saja.

Geon-woo Kabur, Na-ri Mulai Mencurigakan

Di sisi lain, Geon-woo diam-diam kabur dari rumah sakit dan mendatangi rumah Se-ah.

Namun di sana ia menemukan Na-ri yang mengaku dikirim oleh bibi Se-ah.

Na-ri berpura-pura membantu Geon-woo mencari ponselnya, padahal ia sebenarnya menyimpan ponsel tersebut.

Gerak-gerik Na-ri di episode ini makin menegaskan bahwa ia menyembunyikan sesuatu.

Penyelidikan Laptop Hyeong-wook

Sementara itu, Se-ah, Bang-wool, dan Ha-joon menyelidiki laptop milik Hyeong-wook.

Mereka ingin tahu bagaimana sahabat mereka bisa mengenal aplikasi Girigo.

Dari laptop itu, muncul teman Discord bernama Min Soo-san yang mengaku mengenal Hyeong-wook.

Setelah dikejar sampai atap gedung, Soo-san akhirnya tertangkap dan mengaku bahwa ia tahu soal aplikasi kutukan tersebut.

Ia juga menyebut pernah ada postingan internet tentang hantu SMA Seorin yang memuat dua nama penting:

  • Do Hye-rung
  • Kwon Si-won

Postingan itu diduga dihapus karena menyertakan foto sensitif.

Rumah Do Hye-rung Ternyata Lokasi Terkutuk

Berbekal petunjuk itu, ketiganya mencari rumah Do Hye-rung.

Mereka menemukan fakta bahwa Hye-rung adalah anak seorang dukun terkenal di kawasan tersebut.

Rumah itu kini terbengkalai dan dipenuhi aura mengerikan.

Bang-wool menggunakan kompas khusus untuk mendeteksi roh jahat. Saat mendekati pintu rumah, kompas bergetar keras.

Ia lalu membuat lingkaran perlindungan dari garam agar Se-ah dan Ha-joon aman.

Adegan ini jadi salah satu momen paling mencekam di episode 4.

Jimat Merah Ditemukan, Petunjuk Baru Muncul

Saat Bang-wool masuk ke rumah, Se-ah tanpa sengaja keluar dari lingkaran perlindungan.

Di saat itu, ia kembali melihat sosok roh gadis berseragam sekolah.

Anehnya, roh tersebut tidak menyerang, melainkan menuntun Se-ah ke sebuah lubang dangkal.

Di sana Se-ah menemukan tiga benda penting:

  • Jimat merah
  • Seragam sekolah lama
  • Foto Do Hye-rung bersama gadis lain

Temuan ini diduga menjadi petunjuk terbesar sejauh ini.

Jimat merah kemungkinan berfungsi sebagai penanda ritual, pelindung, atau bahkan alat penyegel roh jahat.

Telepon Merah Diduga Kunci Kutukan

Setelah melihat foto yang ditemukan Se-ah, Haetsal mengenali jendela dalam gambar itu sebagai lokasi yang pernah muncul di dunia roh.

Ia menduga salah satu gadis di foto pernah mengambil gambar di sana menggunakan ponsel.

Ponsel itulah yang kemudian berubah menjadi maehyung, benda penghubung antara dunia manusia dan roh kutukan.

Artinya, telepon merah yang sempat dilihat Se-ah kemungkinan adalah sumber utama semua teror.

Na-ri Ternyata Punya Permintaan Sadis

Twist terbesar hadir saat Se-ah dan Ha-joon berhasil masuk ke server video Girigo lewat komputer sekolah.

Di sana mereka menemukan video milik Na-ri.

Dalam kondisi mabuk, Na-ri membuat permintaan agar dua orang mati.

Salah satu targetnya adalah Hyeong-wook.

Karena video itu direkam sebelum Hyeong-wook tewas, besar kemungkinan Na-ri memang terlibat dalam kutukan yang terjadi.

Review Episode 4 If Wishes Could Kill

Episode ini berhasil memperluas cerita dengan cara yang cerdas.

Alih-alih hanya menampilkan jumpscare, drama ini mulai menyusun puzzle soal asal-usul kutukan Gigiro.

Rumah Hye-rung menjadi lokasi dengan atmosfer terbaik sejauh ini: sunyi, rusak, penuh simbol gaib, dan terasa berbahaya sejak pertama dilihat.

Bang-wool juga mencuri perhatian sebagai karakter penyeimbang yang tenang namun paham ancaman nyata.

If Wishes Could Kill Episode 4 memberi banyak jawaban sekaligus menambah pertanyaan baru.

Temuan jimat merah dan foto masa lalu bisa jadi petunjuk penting untuk mengungkap hubungan Do Hye-rung dengan roh kutukan.

Sementara itu, Na-ri kini muncul sebagai karakter paling berbahaya dalam lingkaran pertemanan mereka. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Film Drama Detective The Scarecrow Sudah Tayang Perdana, Ini Cara Nonton di Indonesia
by Adrian Jasman2026-04-21 14:00:00

The Scarecrow tayang perdana, ini cara nonton drama detektif Korea ini di Indonesia lengkap platform

image
Film Spoiler Episode 2 We Are All Trying Here: Dong-man Dibuang, Eun-a di Ambang Kehancuran
by Salsabila Damayanti2026-04-21 13:00:00

Dong-man dikucilkan, Eun-a stres parah. Episode 2 semakin emosional dan menunjukan relita kelam