Spoiler A Bona Fide Killer Episode 6: Misi Bo-na Berujung Kacau, Dua Target Tewas
A Bona Fide Killer episode 6
DRAKOR - A Bona Fide Killer episode 6/Foto: Viki
AVNMEDIA.ID - Episode 6 A Bona Fide Killer membawa Bo-na ke sebuah kasino untuk menjalankan misi pembunuhan yang ternyata jauh lebih rumit dari perkiraan.
Di tempat yang sama, Tae-seong juga tengah membuntuti Chairman Cheon.
Keduanya bahkan hampir bertemu tanpa menyadari bahwa mereka berada di lokasi yang sama.
Situasi semakin kacau ketika muncul kelompok pembunuh lain dengan target yang ternyata juga berada di kasino tersebut.
Bo-na dan Tae-seong Menyusup ke Kasino
Episode dimulai ketika Tae-seong mengikuti Chairman Cheon menuju kasino. Ia sempat dihentikan di pintu masuk, sementara Bo-na berhasil menyusup tanpa terdeteksi.
Bo-na menjalankan instruksi untuk mencapai lantai 23.
Namun, situasi menjadi sedikit canggung ketika Tae-seong dan Bo-na berada di dalam lift yang sama bersama beberapa pelayan.
Bo-na kemudian mendapat telepon dari tempat penitipan anak Yul.
Karena panggilan tersebut, ia turun dari lift sebelum mencapai lantai tujuannya.
Tae-seong sempat menyadari tombol lantai 23 telah ditekan, tetapi Bo-na berhasil menghindari kecurigaan.
Sementara itu, Tae-seong dikeluarkan dari kasino setelah ketahuan mengintip area VIP.
Meski begitu, ia berhasil mendapatkan informasi bahwa Chairman Cheon sedang berada di dalam dan tidak memiliki agenda lain hari itu.
Muncul Kelompok Pembunuh Lain
Setelah menyelesaikan urusan dengan tempat penitipan anak, Bo-na melanjutkan misinya.
Ia menuju kamar Jong-gu dan mencoba memberikan obat ke dalam air minumnya.
Namun, Jong-gu tiba-tiba kembali bersama perempuan yang sebelumnya mengambil kartu VIP Young-do. Tak disangka, perempuan tersebut justru membius Jong-gu hingga tidak sadarkan diri.
Ia juga mengetahui keberadaan seseorang di kamar mandi dan meminta room service untuk memeriksanya. Dari sinilah pertarungan antara Bo-na dan pembunuh lain dimulai.
Di sisi lain, Young-do mematikan CCTV gedung sehingga Tae-seong dan Hae-na memiliki kesempatan untuk masuk lebih jauh ke dalam kasino.
Target Bo-na Ternyata Bukan Chairman Cheon
Pertarungan tersebut akhirnya mengungkap fakta baru. Bo-na ternyata berhadapan dengan kelompok pembunuh dari "tim lokal" yang juga memiliki target di gedung tersebut.
Jong-gu sebenarnya bukan target utama mereka. Sasaran mereka justru Chairman Cheon yang berada di kamar 2408.
Kelompok tersebut diketahui berasal dari Dalsam Auto.
Bae Bi-ji menjadi orang yang bertanggung jawab dan menjelaskan bahwa mereka memiliki beberapa tim berdasarkan wilayah dan jenis pekerjaan.
Sementara itu, perempuan yang sebelumnya mengambil kartu VIP Young-do adalah Mun Da-rae, yang disebut sebagai "otak" kelompok tersebut.
Rekannya, Mun Meo-ru, merupakan pembunuh yang menggunakan pisau.
Kasus Chairman Cheon Terungkap
Chairman Cheon ternyata memiliki masa lalu yang kelam.
Ia disebut sebagai pelaku kekerasan seksual berulang yang sebelumnya pernah tertangkap, tetapi lolos dengan hukuman percobaan.
Dalam kasus terbaru, ia mempekerjakan istri salah satu pekerja konstruksi sebagai pembantu rumah tangga dan melakukan pelecehan seksual terhadapnya.
Suaminya, Yeong-ho, kemudian mengancam akan membawa kasus tersebut ke media.
Namun, ia justru mendapat tekanan hingga akhirnya tidak dapat membongkar kasus tersebut.
Pria yang sebelumnya terlihat bergelantungan dalam adegan malam ternyata merupakan saksi kunci kasus tersebut. Kelompok lokal kemudian membunuhnya agar ia tidak dapat memberikan kesaksian.
Hal ini ternyata berkaitan langsung dengan penyelidikan Tae-seong.
Bo-na dan Tim Lokal Bekerja Sama
Karena memiliki kepentingan yang sama, kedua kelompok akhirnya sepakat bekerja sama.
Mereka menyusun rencana untuk menghabisi Jong-gu dan Chairman Cheon sekaligus.
Bo-na memilih cara yang tidak biasa.
Setelah berhasil membuat Jong-gu dan Chairman Cheon berada di tempat yang sama akibat sebuah kesalahpahaman, ia mengambil posisi sebagai penembak jitu.
Bo-na kemudian membidik dari sebuah kereta gantung yang berada cukup jauh dari lokasi target.
Ketika kedua target bergerak, Bo-na melepaskan tembakan.
Pelurunya mengenai botol wine sekaligus kedua pria tersebut.
Jong-gu dan Chairman Cheon akhirnya tewas.
Ending Episode 6 A Bona Fide Killer
Kematian Chairman Cheon dan Jong-gu dengan cepat menjadi berita.
Beom dan Dong-jin yang sedang berada di dalam mobil juga mengetahui kabar tersebut dan memutuskan menghentikan pengintaian mereka untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Sementara itu, Bo-na kembali ke rumah.
Ia bahkan berencana mengajak Tae-seong berkencan dengan benar pada hari berikutnya.
Namun, momen tersebut tidak sepenuhnya tenang.
Saat memeluk suaminya di tempat tidur, Bo-na kembali teringat sosok "dia" yang masih berada di luar sana.
Ingatan tersebut membuatnya sadar bahwa kemungkinan bertemu kembali dengan sosok itu masih terbuka.
Episode kemudian ditutup dengan bayangan pertemuan mereka di masa lalu yang kembali menghantui Bo-na. (sal)





