A Bona Fide Killer

Spoiler A Bona Fide Killer Episode 11: Identitas Kingfisher Makin Dekat Terungkap

Spoiler A Bona Fide Killers

DRAKOR - A Bona Fide Killer episode 11/Foto: VIU

AVNMEDIA.ID - Misteri Kingfisher semakin mengerucut dalam A Bona Fide Killer episode 11.

Setelah bertahun-tahun gagal menemukan sosok di balik rangkaian pembunuhan, polisi akhirnya membentuk tim khusus untuk memburu pembunuh tersebut.

Namun, penyelidikan kali ini justru membawa petunjuk baru yang mengarah pada kemungkinan bahwa Kingfisher adalah seorang perempuan.

Sosok Bo-na pun semakin dekat dengan kasus tersebut.

Polisi Bentuk Tim Khusus untuk Tangkap Kingfisher

Episode 11 dibuka di Seoul Metropolitan Police Station.

Dong-jin memimpin pembentukan tim khusus yang secara khusus bertugas menangkap Kingfisher.

Meski begitu, kelompok Durumi Electronics tidak terlalu khawatir.

Bagi mereka, ini bukan kali pertama polisi berjanji mengerahkan seluruh sumber daya untuk kasus Kingfisher. Bo-na sendiri justru tetap merasa ada sesuatu yang berbeda.

Tim tersebut dipimpin Yoo Mi-ran, penyelidik andal yang sebelumnya pernah memecahkan kasus besar.

Setelah meninjau 400 profil penembak jitu, Mi-ran menyarankan agar polisi tidak hanya mencari laki-laki dewasa, tetapi juga mempertimbangkan kemungkinan pelakunya masih di bawah umur atau seorang perempuan.

Mi-ran juga menemukan pola menarik dari jeda kasus Kingfisher.

Ada jarak empat tahun antara beberapa kasus, kemudian sekitar sembilan bulan pada kasus lainnya. Pola tersebut dinilai tidak sesuai dengan karakteristik pembunuh berantai pada umumnya.

Petunjuk Mulai Mengarah pada Perempuan

Dong-jin kemudian kembali memeriksa kasus lama, termasuk kejadian saat Tae-seong pingsan dalam sebuah acara Piala Dunia.

Dia menemui pencopet yang pernah dikejar Tae-seong malam itu.

Saat pengejaran, pencopet tersebut sempat memukul Tae-seong dengan alat pemadam kebakaran hingga tidak sadarkan diri.

Namun, saksi tersebut mengaku melihat seorang perempuan keluar dari King Tower.

Dong-jin kemudian mendatangi lokasi dan mengukur sendiri waktu yang dibutuhkan untuk turun dari atap melalui tangga.

Setelah mencocokkannya dengan waktu panggilan darurat malam itu, Dong-jin menemukan kesesuaian antara waktu kejadian dengan kesaksian saksi.

Petunjuk tersebut membuatnya semakin yakin bahwa Kingfisher adalah perempuan.

Bo-na Berhadapan dengan Kasus Voice Phishing

Di tengah penyelidikan Kingfisher, Bo-na juga menghadapi masalah lain. Seon-ja menerima telepon dari seseorang yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah untuk bisnis.

Tak lama kemudian, Kwon Dong-hun yang mengaku sebagai asisten manajer dari Haneop Bank datang membawa dokumen. Dia meyakinkan Seon-ja untuk melunasi pinjaman secara tunai.

Namun, Bo-na segera menyadari bahwa Seon-ja menjadi korban voice phishing.

Dia bersama timnya mengejar pelaku dan berhasil menghentikannya sekaligus mengambil kembali uang tersebut.

Peristiwa itu membuat Seon-ja perlahan menunjukkan perhatian kepada Bo-na.

Meski kesulitan mengungkapkan rasa terima kasih karena mengetahui masa lalu Bo-na sebagai anak yatim, Seon-ja mencoba menunjukkannya dengan caranya sendiri, termasuk menambahkan daging ke piring Bo-na saat makan malam.

Tae-seong Kenali Suara Bo-na

Setelah itu, Dong-jin dan Tae-seong kembali membahas Kingfisher. Salah satu petunjuk penting adalah rekaman suara yang seharusnya tersimpan di ponsel Tae-seong.

Dong-jin menjelaskan bahwa ponsel para reporter biasanya memiliki fitur perekaman panggilan otomatis.

Tae-seong mengaku pernah mendengarkan rekaman tersebut setelah sadar, tetapi menghapusnya bertahun-tahun lalu.

Ketika Dong-jin menyampaikan dugaan bahwa Kingfisher adalah perempuan dan sosok yang menelepon paramedis malam itu kemungkinan merupakan sang penembak, Tae-seong langsung teringat ponsel lamanya.

Dia berhasil memulihkan data di dalamnya.

Saat mendengarkan rekaman tersebut, Tae-seong langsung mengenali suara Kingfisher.

Suara itu ternyata adalah suara Bo-na.

Bo-na Ikut Memburu Target Berikutnya

Keesokan harinya, Dong-jin memperingatkan tim agar berpikir lebih luas.

Menurutnya, Kingfisher kemungkinan tidak bekerja sendirian.

Dia bahkan menduga ada sebuah kelompok yang membantu menjalankan pembunuhan terhadap sejumlah kriminal yang dibebaskan dari penjara.

Target berikutnya diduga Jong-ryeol, pria yang memiliki catatan kekerasan terhadap anak-anaknya.

Polisi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memasang jebakan.

Dong-jin dan Beom berjaga di sekitar lokasi, sementara Hyun-nam dan Tae-min menjalankan kasus White Case. Bo-na kemudian ikut datang dengan alasan sebagai bantuan.

Dengan drone kecil, Tae-min memantau kondisi rumah.

Mereka melihat seorang anak berusaha berpegangan pada pagar lantai atas.

Meski Young-do memperingatkan agar tidak masuk, Bo-na dan Hyun-nam tetap bergerak.

Mereka berhasil melumpuhkan Jong-ryeol dan menyelamatkan anak tersebut sebelum terjatuh.

Saat itu, Dong-jin juga tiba di lokasi.

Episode 11 pun berakhir dengan satu pertanyaan besar: apakah Bo-na sebenarnya adalah Kingfisher? Setelah Tae-seong mengenali suaranya, posisi Bo-na dalam misteri ini semakin sulit diabaikan. (sal)

Related News
Recent News
image
Film Daftar 15 Film Maudy Ayunda Terlengkap Sejak Debut, Ada Perahu Kertas hingga Para Perasuk
by Intan Thania2026-09-15 17:00:00

Simak daftar film Maudy Ayunda lengkap dengan genre, peran, dan sinopsis cerita dari setiap filmnya.

image
Film Penjelasan Ending Flex X Cop Season 2 Episode 12: Seong-won Bunuh Min-jae dengan Sadis
by Salsa2026-09-15 09:00:00

Simak spoiler lengkap drama Korea Flex X Cop Season 2 episode 12. Tayang di Disney+