Advertorial DPRD Samarinda

Soal Bus Trans Samarinda, Dewan Usulkan Skema Buy The Service

ILUSTRASI - Ilustrasi bus Trans Samarinda

Sementara Dinas Perhubungan Samarinda bertindak sebagai pengawas teknis.

“Dengan skema BTS, pemerintah tidak harus menjalankan seluruh operasional sendiri. Yang penting pemerintah tetap bisa mengontrol standar pelayanan dan memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang baik,” kata Sukamto.

Menurutnya, skema tersebut perlu disiapkan secara matang agar biaya yang dikeluarkan pemerintah sebanding dengan kualitas layanan yang diterima masyarakat.

DPRD Kaji Kebutuhan Anggaran Rp30 Miliar

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Samarinda Andriansyah mengatakan pihaknya telah melakukan studi banding ke Batam dan Banjarmasin untuk mempelajari efektivitas penerapan sistem BTS.

Dari hasil kajian tersebut, kebutuhan anggaran untuk dua koridor awal Trans Samarinda diperkirakan mencapai Rp30 miliar per tahun.

Artinya, kebutuhan pembiayaan diperkirakan sekitar Rp15 miliar untuk setiap trayek.

“Kami sudah melihat penerapan BTS di daerah lain, termasuk Batam dan Banjarmasin. Dari situ kami bisa melihat bagaimana skema ini diterapkan dan berapa kebutuhan anggarannya,” ujar Andriansyah.

Ia mengatakan studi tersebut menjadi bahan bagi DPRD untuk mendorong pemerintah menyusun skema transportasi massal yang sesuai dengan kondisi Samarinda.

Related News
Recent News
image
Advertorial Hujan Deras Setelah Kemarau Panjang, DPRD Samarinda Ingatkan Bahaya Longsor
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-08-31 10:00:00

DPRD Samarinda mengingatkan potensi longsor saat hujan deras turun setelah kemarau panjang

image
Advertorial DPRD Samarinda Dukung Guru PPPK Dialihkan ke Pemerintah Pusat, Beban APBD Bisa Berkurang
by Tim Advertorial dan Bisnis2026-08-21 08:19:00

DPRD Samarinda mendukung pengalihan guru PPPK ke pusat untuk mengurangi beban APBD dan isi formasi.