Sikap Dingin Ayah Hui-ju di Perfect Crown Akhirnya Terjawab, Diam-Diam Penuh Rasa Khawatir
Di balik sikap keras Seong Hyeon-guk ke Hui-ju
DRAMA - Sikap dingin Hyeon-guk ke Hui-ju di Perfect Crown ternyata penuh rasa khawatir diam-diam/ Foto: Disney+
AVNMEDIA.ID - Drama Perfect Crown akhirnya menutup kisah panjang Seong Hui-ju dan Yi-an dengan berbagai konflik keluarga, politik yang emosional.
Salah satu hubungan yang paling menyita perhatian penonton adalah hubungan Seong Hui-ju dan ayahnya, Seong Hyeon-guk.
Sejak awal episode, Hyeon-guk selalu terlihat dingin terhadap Hui-ju.
Ia terus mengingatkan status Hui-ju sebagai anak tidak sah dan berkali-kali membandingkannya dengan Seong Tae-joo.
Bahkan ketika Hui-ju membuktikan dirinya lebih kompeten dalam menjalankan bisnis keluarga, Hyeon-guk tetap terkesan enggan memberinya pengakuan.
Karena itulah Seong Hui-ju tumbuh dengan keyakinan bahwa ayahnya memang tidak pernah menyayanginya.
Hyeon-guk Sebenarnya Selalu Memperhatikan Hui-ju
Meski terlihat keras, perjalanan 12 episode drama ini perlahan memperlihatkan bahwa Seong Hyeon-guk sebenarnya selalu memperhatikan Hui-ju diam-diam.
Perhatiannya memang tidak pernah ditunjukkan secara hangat karena tertutup gengsi dan rasa bersalah.
Diam-Diam Khawatir Saat Hui-ju Akan Masuk Keluarga Kerajaan
Salah satu tanda paling jelas terlihat setelah Hui-ju resmi bertunangan dengan Prince Yi-an.
Saat itu, Hyeon-guk ternyata meminta Tae-joo dan Da-young mencari orang yang bisa menjaga Hui-ju di istana.
Da-young bahkan sampai terkejut karena Hyeon-guk belum pernah menunjukkan kekhawatiran sebesar itu sebelumnya terhadap Hui-ju.
Tae-joo juga mengatakan bahwa ayah mereka sebenarnya tidak suka melihat orang lain merendahkan Hui-ju.
Hyeon-guk Ternyata Sudah Khawatir Sejak Hui-ju Dekat dengan Yi-an
Perasaan khawatir itu juga terlihat ketika Yi-an dan Hui-ju datang ke rumah keluarga Seong.
Dalam momen tersebut, Hyeon-guk berbicara langsung kepada Yi-an dan meminta pria itu menjaga Hui-ju dengan baik.
Ia mengatakan bahwa Hui-ju menghabiskan hidupnya dengan menganggap dirinya hebat, sehingga dirinya berharap Hui-ju menikah dengan seseorang yang sedikit berada di bawahnya.
Karena itu, Hyeon-guk mengaku justru lebih khawatir ketika Hui-ju terlibat dengan keluarga kerajaan.
Reaksi Hyeon-guk Saat Hui-ju Diracun Jadi Bukti Terbesar
Perhatian Hyeon-guk semakin terlihat jelas saat Hui-ju diracun di hari pernikahannya.
Setelah Hui-ju dilarikan ke rumah sakit, Hyeon-guk langsung menampar Prince Yi-an dan mempertanyakan apakah pihak kerajaan akan menganggap kasus itu sepele.
Bahkan setelah Hui-ju dirawat di rumah sakit akibat keracunan, Hyeon-guk meminta Tae-ju dan istrinya menjaga Hui-ju.
Tae-joo sendiri kemudian mengatakan bahwa ayah mereka sebenarnya sangat mengkhawatirkan Hui-ju.
Adegan itu menjadi salah satu momen paling emosional dalam drama karena untuk pertama kalinya Hyeon-guk menunjukkan kemarahannya demi Hui-ju secara terang-terangan.
Dukungan Hyeon-guk dan Tae-joo untuk Hui-ju
Memasuki episode 11, Hui-ju semakin aktif membantu Yi-an mengungkap dalang ledakan di aula dewan.
Saat Yi-an pingsan akibat ledakan, Hui-ju bahkan nekat masuk ke gedung yang terbakar demi menyelamatkan suaminya.
Di sisi lain, Hyeon-guk dan keluarganya mulai semakin jelas menunjukkan dukungan kepada Hui-ju.
Ketika Jeong-woo menyerang Castle Group demi menekan Yi-an dan menggagalkan penghapusan monarki di episode 12, Hyeon-guk langsung meminta Hui-ju agar tidak masuk ke jebakan Jeong-woo.
Tae-joo juga menawarkan diri menghadiri pemanggilan investigasi atas nama keluarga mereka agar Hui-ju tidak menghadapi semuanya sendirian.
Hyeon-guk Akhirnya Mengungkap Perasaan Sebenarnya kepada Hui-ju
Dukungan keluarga Seong itu membuat Hui-ju mulai menyadari bahwa keluarganya sebenarnya berada di pihaknya.
Setelah monarki resmi dihapus dan kehidupan mulai kembali normal, Hyeon-guk akhirnya terang-terangan mendukung Hui-ju.
Ia berjanji akan membantu Hui-ju dalam urusan suksesi perusahaan selama putrinya bisa membuktikan kemampuannya sendiri.
Hyeon-guk juga akhirnya mengungkap isi hatinya kepada Hui-ju dengan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah ingin Hui-ju kalah, melainkan hanya ingin putrinya berhenti melawan semua orang sendirian.
Kalimat itu sekaligus menjadi jawaban bahwa Hyeon-guk sebenarnya tidak pernah membenci Hui-ju, tetapi hanya terlalu khawatir hingga selalu menunjukkan kasih sayangnya dengan cara yang keras. (naf)
- Grandma Nam Diduga Sudah Sadar Sosok di Tubuh Cucunya Bukan Seo-ri Asli di My Royal Nemesis, Indentitas Kang Dan-sim Tebongkar?
- 'Moving 2' Mulai Script Reading Perdana, Terungkap Deretan Pemain Lama dan Wajah Baru yang Bergabung
- Jadwal Tayang Episode 5 My Royal Nemesis, Jam Rilis hingga Platform Streaming Resmi





