Schneider Electric Diganjar Penghargaan ESG 2025, Tegaskan Kepemimpinan Keberlanjutan Global

FLYER - Schneider Electric diakui atas kepemimpinan keberlanjutan yang konsisten berdasarkan berbagai penilaian ESG terkemuka pada 2025/ HO to Avnmedia.id

AVNMEDIA.IDSchneider Electric, perusahaan teknologi energi global, kembali menerima pengakuan atas kepemimpinan keberlanjutan yang konsisten dalam berbagai penilaian ESG internasional pada 2025.

Prestasi ini menegaskan posisi Schneider Electric sebagai pelopor praktik lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang kredibel dan berkelanjutan.

Hasil penilaian terbaru dari World Benchmarking Alliance (WBA) menempatkan Schneider Electric di peringkat pertama untuk Social Benchmark dan peringkat ketiga pada Gender Benchmark, yang mencerminkan praktik kerja layak, etika, remunerasi dan tunjangan, serta perlindungan dari kekerasan dan perilaku tidak pantas di tempat kerja.

Selain itu, Schneider Electric menjadi satu dari sembilan perusahaan global yang mendapatkan nilai ‘A’ dalam metodologi ACT Core WBA, sebagai pengakuan atas keberhasilan transisi karbon yang efektif.

Perusahaan juga mencatat skor EcoVadis 87/100, meraih medali Platinum, serta menempatkan Schneider Electric dalam 1% teratas dari seluruh perusahaan yang dinilai secara global selama enam tahun berturut-turut.

Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, mengatakan, “Pengakuan ini menunjukkan konsistensi dan kemajuan nyata Schneider Electric dalam keberlanjutan.

"Di Indonesia, kami menjadikan keberlanjutan inti dari strategi dan operasi, sejalan dengan agenda transisi energi nasional. Ke depan, kami akan terus meningkatkan standar dan berkolaborasi dengan pemerintah, pelanggan, serta mitra untuk mendorong transformasi berkelanjutan yang inklusif dan berdampak nyata," lanjutnya lagi. 

Selain itu, Schneider Electric kembali masuk dalam Global 100 Most Sustainable Corporations oleh Corporate Knights, menggarisbawahi reputasi perusahaan sebagai pemimpin global dalam praktik lingkungan.

Perusahaan juga meraih Best Communication of Sustainability pada ajang IR Society Awards, dan masuk dalam daftar Fortune’s World’s Most Admired Companies™ 2026, yang menegaskan kepercayaan investor terhadap strategi dan visi jangka panjang Schneider Electric.

Selama lima tahun terakhir, Schneider Electric mengimplementasikan program Schneider Sustainability Impact (SSI) 2021–2025, yang menetapkan target terukur di bidang iklim, pengelolaan sumber daya, kepercayaan, dan kesetaraan peluang.

Program ini mendorong Schneider Electric meraih predikat “Most Sustainable Company” dari Corporate Knights, TIME Magazine, dan Statista.

Pencapaian ESG Schneider Electric 2025:

  • CDP Climate Change: A (15 tahun berturut-turut, satu-satunya di sektor)
  • EcoVadis: 87/100, Platinum, 1% teratas global (6 tahun berturut-turut)
  • MSCI ESG rating: AAA (15 tahun berturut-turut)
  • S&P Global CSA: 85/100, peringkat 2 industri, DJSI World 14 tahun berturut-turut
  • Sustainalytics ESG Risk: 7,1, risiko ESG terbaik, 1% teratas global

Martin Setiawan menambahkan, “Kepemimpinan kami di bidang ESG bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata bagaimana Schneider Electric menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, masyarakat, dan lingkungan. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat praktik berkelanjutan yang berdampak global.”

Schneider Electric menegaskan, keberhasilan ini menjadi fondasi untuk memperluas inovasi keberlanjutan, mendorong transisi energi, dan memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan secara global. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Business Strategi Java Fresh Tembus Pasar Global: Ekspor Buah Indonesia ke 25 Negara
by Adrian Jasman2026-04-10 15:36:54

AVNMEDIA.ID - Java Fresh ekspor buah ke 25 negara, dorong petani lokal dan agribisnis berkelanjutan

image
Business Ekspansi Besar AHI 2025: Tambah 27 Toko AZKO, Luncurkan NEKA, Targetkan Pertumbuhan 2026
by Adrian Jasman2026-04-10 14:50:58

AVNMEDIA.ID - AHI ekspansi 27 toko AZKO dan hadirkan NEKA, perkuat bisnis ritel 2025