Roblox Perketat Verifikasi Usia, 45% Pengguna Harian Sudah Lolos Pemeriksaan
ROBLOX - Platform game global Roblox resmi memperluas sistem verifikasi usia sebagai bagian dari strategi keamanan dan personalisasi konten/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Platform game global Roblox resmi memperluas sistem verifikasi usia sebagai bagian dari strategi keamanan dan personalisasi konten.
Kebijakan ini menjadi tonggak baru setelah perusahaan mewajibkan pemeriksaan usia untuk mengakses fitur chat.
Langkah tersebut diumumkan langsung oleh Matt Kaufman (Chief Safety Officer) dan Rajiv Bhatia (Vice President of User and Discovery Product).
Dalam laporan kepada pemegang saham, perusahaan mengungkap bahwa 45% dari total 144 juta pengguna aktif harian (DAU) global telah menyelesaikan proses verifikasi usia, baik melalui Estimasi Usia Wajah maupun Verifikasi Identitas.
Data Demografi Terverifikasi: 35% di Bawah 13 Tahun
Untuk pertama kalinya, Roblox mempublikasikan komposisi usia dari pengguna yang telah diverifikasi:
- 35% berusia di bawah 13 tahun
- 38% berusia 13–17 tahun
- 27% berusia 18 tahun ke atas
Angka ini masih dinamis dan diperkirakan berubah seiring meningkatnya partisipasi pengguna dalam proses verifikasi.
Bagi Roblox, data usia yang lebih akurat menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pengalaman bermain, fitur sosial, dan sistem komunikasi yang benar-benar sesuai kelompok umur—melampaui praktik industri yang selama ini hanya mengandalkan usia yang dilaporkan sendiri oleh pengguna.
Koreksi Usia dan Kontrol Orang Tua
Roblox juga membuka ruang koreksi bagi pengguna yang melakukan kesalahan saat memasukkan usia.
Beberapa skema yang disiapkan antara lain:
- Pengguna 18+ dapat mengulang proses verifikasi usia satu kali
- Orang tua dapat memperbaiki data usia anak melalui fitur Kontrol Orang Tua
- Setiap opsi koreksi hanya dapat dilakukan satu kali
Langkah ini bertujuan menjaga akurasi data sekaligus menghindari penyalahgunaan sistem.
Fitur “Koneksi Tepercaya” Perluas Interaksi Sosial
Seiring meningkatnya jumlah pengguna terverifikasi, Roblox memperkenalkan fitur Koneksi Tepercaya (Trusted Connections).
Pengguna berusia 13 tahun ke atas kini dapat menambahkan keluarga dan teman sebagai koneksi tepercaya, memungkinkan komunikasi tanpa batasan usia tertentu.
Dalam beberapa bulan mendatang, fitur ini juga akan tersedia untuk pengguna di bawah 13 tahun dengan pengawasan orang tua.
Bahkan, orang tua atau pengasuh yang terhubung akan otomatis menjadi koneksi tepercaya bagi anak mereka.
Strategi ini menegaskan bahwa Roblox ingin mempertahankan aspek sosial permainan tanpa mengorbankan standar keamanan.
Pembaruan Experience Chat dan Deteksi Usia Berbasis AI
Roblox juga memperbarui fitur Experience Chat dengan indikator aktivitas percakapan aktif lintas kelompok usia.
Tujuannya bukan hanya meningkatkan keterlibatan, tetapi juga mendorong pengguna yang belum diverifikasi untuk segera menyelesaikan proses pemeriksaan usia.
Di sisi teknologi, perusahaan mengembangkan sistem analitik berbasis sinyal perilaku. Sistem ini mendeteksi ketidaksesuaian antara usia profil dan pola penggunaan.
Misalnya, jika akun terdaftar sebagai anak-anak tetapi menunjukkan pola interaksi layaknya remaja atau dewasa, sistem akan memicu permintaan verifikasi lanjutan.
Pendekatan ini memperlihatkan pergeseran Roblox dari model deklaratif (self-reported age) menuju model verifikasi berbasis data dan kecerdasan sistem.
Strategi Jangka Panjang: Keamanan sebagai Fondasi Ekspansi
Bagi Roblox, keamanan bukan sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Perusahaan menegaskan bahwa lingkungan digital yang aman dan sopan akan memperkuat kepercayaan pengguna, sekaligus mendorong pengembangan konten yang lebih relevan dan tepat usia.
Transformasi ini juga menjadi bagian dari ambisi besar Roblox untuk menghubungkan satu miliar orang di seluruh dunia, tanpa mengabaikan norma sosial dan regulasi yang berlaku.
Dengan 144 juta pengguna aktif harian dan tingkat verifikasi yang terus meningkat, Roblox kini memasuki fase baru: membangun ekosistem sosial digital yang lebih terkurasi, terukur, dan berbasis identitas nyata. (jas)




