Review “Walid” Episode 7–8: Olla Ramlan di Tengah Ambisi dan Perebutan Kekuasaan Jihad Ummah
WALID - Dalam dua episode terbaru, karakter Raras yang diperankan Olla Ramlan tidak lagi sekadar pendukung cerita/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Drama Malaysia Walid makin panas memasuki episode 7 dan 8.
Tayang eksklusif di Viu, konflik cerita kini bergeser ke arah yang lebih intens—penuh intrik, ambisi, dan perebutan pengaruh.
Sorotan utama? Transformasi karakter yang diperankan Olla Ramlan yang kini berada tepat di pusat konflik.
Sinopsis Episode Terbaru: Ambisi Habiburrahman Mulai Terbuka
Dalam dua episode terbaru, karakter Raras yang diperankan Olla Ramlan tidak lagi sekadar pendukung cerita.
Ia kini berada di titik krusial, menyaksikan langsung ambisi suaminya, Habiburrahman, yang mulai ingin mengambil alih pengaruh dalam kelompok Jihad Ummah—yang sebelumnya dipimpin oleh Walid.
Situasi makin kompleks setelah:
- Walid berhasil kabur dari penangkapan
- Ia tinggal bersama Habiburrahman
- Interaksi keduanya makin intens
Dari sini, benih perebutan kekuasaan mulai terlihat jelas.
Review Karakter: Olla Ramlan Tampil Lebih Dalam dan Emosional
Performa Olla Ramlan di episode ini terasa jauh lebih kuat dibanding sebelumnya.
Sebagai Raras, ia berada dalam posisi dilematis:
- Istri yang harus mendukung suami
- Saksi dari ambisi yang mulai berubah arah
- Bagian dari konflik yang bisa mengubah segalanya
Yang menarik, karakter ini tidak dibuat berisik atau dramatis berlebihan.
Justru konflik batinnya terasa halus, tapi menekan—membuat penonton ikut merasakan ketegangan dari dalam.
Konflik Utama: Retaknya Kepemimpinan Jihad Ummah
Cerita “Walid” kini bergerak ke fase yang lebih serius.
Posisi Walid sebagai pemimpin mulai dipertanyakan:
- Dukungan jamaah mulai terpecah
- Perbedaan pandangan muncul
- Ambisi Habiburrahman semakin nyata
- Perebutan pengaruh ini menjadi inti cerita yang membuat tensi drama meningkat drastis.
Atmosfer Cerita: Intrik, Kekuasaan, dan Ketegangan Psikologis
Episode 7–8 terasa lebih gelap dan penuh tekanan.
Alih-alih mengandalkan aksi, drama ini bermain di:
- Dialog intens
- Relasi antar karakter
- Ketegangan psikologis
Pendekatan ini membuat “Walid” terasa lebih dewasa dan berlapis, bukan sekadar drama konflik biasa.
Verdict: Episode Paling Intens Sejauh Ini
Dua episode terbaru “Walid” berhasil mengangkat kualitas cerita ke level berikutnya.
Dengan:
- Konflik kekuasaan yang mulai terbuka
- Karakter yang makin kompleks
- Performa kuat dari Olla Ramlan
- Drama ini semakin layak untuk diikuti.
Kalau kamu suka drama penuh intrik dan permainan kekuasaan, “Walid” jelas bukan tontonan yang bisa dilewatkan. (jas)





