Dia Perempuan Sialan

Review The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan): Caitlin Halderman Ketagihan Syuting di Malaysia

MEDIA SCREENING - Caitlin Halderman memerankan Riska dalam serial horor psikologis Viu Original The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan)/ Viu Indonesia

AVNMEDIA.ID -  Ada pengalaman pertama yang ternyata membuat ketagihan. Bagi Caitlin Halderman, pengalaman itu datang ketika ia dipercaya membintangi Viu Original The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan).

Serial horor psikologis ini menjadi proyek pertama Caitlin yang membawanya menjalani proses syuting di luar Indonesia. Bukan sekadar datang untuk beberapa hari, Caitlin menghabiskan sekitar satu setengah bulan di Malaysia, sejak praproduksi hingga proses pengambilan gambar.

Selama kurang lebih 30 hari, ia menjalani syuting hampir setiap hari.

“Ini pertama kalinya aku syuting di luar negeri. Mungkin bisa dibilang jadi ketagihan,” ujar Caitlin dalam media screening The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Pengalaman tersebut menarik bukan hanya karena lokasi produksi yang berbeda, tetapi juga karena Caitlin harus beradaptasi dengan kultur kerja dan para pemain yang berasal dari industri hiburan Malaysia.

Syuting di Malaysia Ternyata Tak Seseram yang Dibayangkan

Berada jauh dari Indonesia ternyata tidak membuat Caitlin kesulitan beradaptasi.

Ia justru merasa cepat diterima oleh pemain dan kru lokal. Suasana kerja yang hangat membuat pengalaman produksi di Malaysia terasa tidak terlalu asing.

“Aku merasa sangat diterima dan dekat dengan semua orang. Rasanya seperti berada di Indonesia, tetapi jauh dari rumah, karena mereka sangat welcoming,” katanya.

Namun, ada satu hal yang cukup membuat Caitlin terkejut: ritme produksi.

Menurutnya, suasana kerja di Malaysia terasa lebih santai dibandingkan pengalaman syutingnya di Indonesia. Tetapi santai bukan berarti lambat.

Jumlah adegan yang dikerjakan dalam sehari justru bisa sangat banyak.

“Aku sempat berpikir, ‘Syuting di Malaysia memang sesantai ini, ya?’ Aku kaget banget. Ada yang bilang bahwa dalam sehari mereka bisa mengerjakan 20 adegan,” tuturnya.

Mendengar angka tersebut, Caitlin mengaku sempat merasa tertekan.

“Aku sudah kena mental duluan mendengar angka 20 adegan, tetapi ternyata pengerjaannya cepat sekali,” lanjutnya.

Perbedaan ritme tersebut menjadi salah satu pengalaman baru yang ia bawa pulang dari produksi The Hidden Hand.

Kru Lebih Sedikit, Perhatian ke Pemain Lebih Terasa

Perbedaan lain yang dirasakan Caitlin adalah jumlah kru produksi.

Jika produksi di Indonesia bisa melibatkan tim yang sangat besar, bahkan mencapai ratusan orang, produksi di Malaysia menurutnya menggunakan tim yang lebih ramping.

Awalnya kondisi tersebut justru membuat Caitlin merasa canggung.

“Kalau di Indonesia, tim produksinya bisa sangat besar, bahkan ratusan orang. Di sana timnya lebih kecil. Lama-lama aku nyaman dengan tim seperti ini, meskipun awalnya agak malu,” ucapnya.

Dengan jumlah kru yang lebih sedikit, perhatian di lokasi syuting terasa lebih terpusat kepada pemain.

Bagi Caitlin, pengalaman tersebut akhirnya menjadi bagian dari proses adaptasi sekaligus membuka perspektif baru tentang bagaimana sebuah produksi audiovisual dijalankan.

Beradu Akting dengan “Legenda” Malaysia

Pengalaman Caitlin semakin menarik karena The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) mempertemukannya dengan sejumlah aktor besar Malaysia.

Ada Datin Sri Umie Aida, Amerul Affendi, Meerqeen, dan Hannah Delisha yang ikut mengisi jajaran pemain.

Menariknya, Caitlin mengaku tidak langsung mengetahui seberapa besar nama para pemain tersebut di industri hiburan Malaysia.

Ia baru menyadarinya setelah orang-orang di sekitarnya memberi tahu.

“Awalnya aku enggak tahu. Lalu orang-orang bilang, ‘Kamu lagi main sama legenda-legenda Malaysia.’ Menurut aku, mereka sangat rendah hati dan terbuka,” kata Caitlin.

Justru dari interaksi tersebut, Caitlin mendapatkan pengalaman yang lebih luas.

Pertukaran cerita tidak berhenti pada pengalaman selama produksi. Mereka juga berbicara mengenai perkembangan industri hiburan di Indonesia dan Malaysia.

“Mereka terbuka untuk berkomunikasi dan belajar soal seperti apa industri di Indonesia. Aku pun belajar tentang industri di Malaysia, termasuk seperti apa industrinya dahulu,” ujarnya.

Menurut Caitlin, interaksi tersebut membuat wawasannya mengenai dunia hiburan di kawasan Asia Tenggara semakin terbuka.

Ketika Pengalaman di Balik Layar Menjadi Bekal di Depan Kamera

Di The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan), Caitlin memerankan Riska, perempuan asal Indonesia yang bekerja di rumah keluarga Puan Sri Asyikin, karakter yang dimainkan Datin Sri Umie Aida.

Riska bukan sekadar karakter yang hadir sebagai pekerja rumah tangga.

Keberadaannya berkaitan dengan misteri yang perlahan terbuka setelah kematian kepala keluarga.

Rumah tersebut kemudian menjadi ruang penuh kecurigaan. Gangguan demi gangguan muncul, sementara orang-orang di dalamnya mulai mempertanyakan siapa yang sebenarnya bisa dipercaya.

Di sinilah The Hidden Hand membawa horornya bukan semata-mata melalui teror, tetapi juga melalui relasi antarkarakter dan rahasia yang disimpan masing-masing penghuni rumah.

Serial ini dikemas sebagai horor psikologis dengan 12 episode, sekaligus menjadi ruang bagi Caitlin untuk memperlihatkan karakter yang berada di tengah pusaran misteri keluarga.

Kehadiran pemain dari Indonesia dan Malaysia juga memberikan warna tersendiri. Produksi lintas negara tersebut membuat The Hidden Hand tidak hanya menarik dari sisi cerita, tetapi juga dari pengalaman para pemain selama membangun dunia serialnya.

Tayang di Viu Mulai 18 September

Viu Original The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) resmi tayang eksklusif di Viu mulai 18 September 2026.

Serial ini hadir dengan episode baru setiap Selasa dan Rabu.

Bagi Caitlin Halderman, proyek ini pada akhirnya bukan hanya tentang memainkan karakter Riska.

Pengalaman syuting selama satu setengah bulan di Malaysia mempertemukannya dengan ritme produksi yang berbeda, kru dengan struktur lebih ramping, serta aktor-aktor Malaysia yang memperluas perspektifnya mengenai industri hiburan regional.

Dan seperti pengakuannya sendiri, pengalaman pertama syuting di luar negeri itu justru membuatnya ingin kembali. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Film Caitlin Halderman Tampil Beda di The Hidden Hand, Dibuat Dekil hingga Tak Dikenali
by Adrian Jasman2026-09-19 21:02:00

Caitlin Halderman tampil dekil dan sulit dikenali sebagai Riska di The Hidden Hand.

image
Film Urutan Nonton Resident Evil Lengkap dari 2002 hingga 2026, Simak Saga Alice hingga Film Terbaru
by Intan Thania2026-09-19 19:30:00

Simak urutan nonton Resident Evil dari 2002 hingga 2026, termasuk saga Alice dan dua reboot terbaru.