Konglomerat 9 Naga

Profil 9 Putri Naga, Sosok Pewaris Para Konglomerat Indonesia

Anak dari Konglomerat 9 Naga

9 NAGA - Profil 9 Putri Naga, Sosok Pewaris Para Konglomerat Indonesia (Foto: Instagram @adindabakrie, @carolineriady, dan @putri_tanjung)

Perjalanan kariernya dimulai sejak 2013–2014 sebagai intern di beberapa perusahaan internasional, seperti Versace, UBS, hingga RCTI.

Usai itu, ia melanjutkan karier di MNC Media, mulai dari Business Development Specialists hingga kini menjabat sebagai Director of Digital Business.

Saat ini, ia juga dipercaya sebagai Direktur MNC Studios International, Managing Director Global TV, serta Managing Director RCTI+.

Valencia pun membangun bisnis pribadi dengan meluncurkan dua brand, yakni Soulyu di bidang kosmetik dan ISAGO untuk perhiasan.

Valencia juga terjun ke politik lewat Partai Perindo, partai besutan ayahnya, yang pada Pemilu 2024, ia maju sebagai caleg dari Dapil DKI Jakarta III.

Namun, langkahnya menuju Senayan belum berhasil karena kalah perolehan suara dari kandidat lain.

8. Fitria Yusuf (Direktur Utama CMNP)

Fitria Yusuf lahir dikenal sebagai sosialita, model, penulis, sekaligus pebisnis, yang lahir di Jakarta pada 9 Desember 1982 sebagai putri sulung pengusaha Jusuf Hamka alias Babah Alun, pemilik emiten jalan tol PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP).

Sejak kecil Fitria Yusuf menempuh pendidikan di Australia, lalu melanjutkan kuliah di Menlo College, Amerika Serikat, dan GS Fame Institute of Business, Jakarta.

Kariernya dimulai sebagai management trainee di Indomobil (2002) dan Indosiar (2003), kemudian bergelut di bidang pemasaran dan media, termasuk menjadi Fashion Editor Majalah Dewi (2004–2006) dan Executive Director Ivy Boutique (2006–2011).

Fitria Yusuf merupakan Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP), namun telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan sang ayah tersebut sejak Desember 2024.

9. Melisa Tanoko (Direktur CLEO)

Melisa Patricia Tanoko, putri kedua konglomerat Hermanto Tanoko, dipercaya memegang peran penting dalam bisnis keluarga.

Seperti sang kakak, Belinda Natalia Tanoko, ia turut menempati posisi strategis di grup Tancorp.

Sejak pertengahan 2023, Melisa resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), menggantikan Belinda yang sebelumnya memimpin sejak 2016.

Kini, Belinda bersama Hermanto Tanoko duduk sebagai komisaris CLEO.

Perjalanan Melisa tak lepas dari pengalaman masa kecilnya saat krisis moneter 1998.

Demi pendidikan yang lebih baik, Hermanto mengirim kedua putrinya ke Perth, Australia.

Melisa kemudian menempuh pendidikan di St. Hilda's Anglican School for Girls (1998–2001), lalu melanjutkan studi di University of Western Australia.

Ia berhasil meraih gelar ganda, yaitu Bachelor of Science dan Bachelor of Commerce.

Penutup

Kehadiran para putri konglomerat yang kerap disebut sebagai pewaris “9 Naga” menunjukkan bagaimana estafet bisnis keluarga besar di Indonesia terus berlanjut ke generasi berikutnya.

Meski istilah 9 Naga sendiri masih sebatas simbol, kiprah para penerusnya kini menjadi sorotan karena para konglomerat disebut berpotensi menentukan arah bisnis sekaligus perekonomian nasional di masa depan. (apr)

Related News
Recent News
image
Business Peluang Beasiswa LPDP di Monash University Indonesia: Akses Pendidikan Global Tanpa Harus ke Luar Negeri
by Adrian Jasman2025-07-15 19:21:50

Kolaborasi Monash Indonesia dan LPDP buka akses pendidikan global bagi pemimpin masa depan Indonesia

image
Business Harga Pertalite di Indonesia Ternyata Lebih Murah dari Banyak Negara Asia
by Adrian Jasman2025-07-15 15:08:08

Pertalite Rp12.900/liter di Indonesia, masih murah dibanding Singapura, Jepang, hingga Filipina.