Penjelasan Kematian Misterius di Film Salmokji: Kenapa Orang yang Datang ke Waduk Selalu Mati? Ini Jawabannya
Misteri kematian di film Salmokji: The Whispering Water
FILM - Misteri waduk di Film Salmokji: Whispering Water/Kolase: AVNMEDIA.ID
AVNMEDIA.ID - Film horor Korea Salmokji: Whispering Water masih ramai dibahas penonton karena misterinya yang bikin penasaran.
Salah satu pertanyaan terbesar yang muncul setelah menonton film ini adalah: kenapa orang-orang yang datang ke Salmokji seolah nggak bisa keluar hidup-hidup?
Ternyata, jawabannya berkaitan dengan ritual tumbal dan sosok dukun misterius di balik waduk tersebut.
Orang yang Datang ke Salmokji Disebut Sudah Jadi “Mangsa”
Dalam cerita film, orang-orang yang masuk ke area waduk Salmokji sebenarnya sudah diposisikan sebagai tumbal.
Tumbal itu disebut dipersembahkan oleh sosok nenek yang diduga merupakan seorang dukun demi mempertahankan keberadaan anaknya yang telah menjadi hantu air.
Teori ini dianggap masuk akal karena sejak awal film banyak kejadian aneh yang terasa janggal.
Salah satunya adalah kemunculan tumpukan batu secara tiba-tiba.
Awalnya tumpukan batu itu tidak ada, tetapi mendadak muncul saat para karakter memundurkan mobil.
Bahkan di beberapa adegan, susunan batu juga terlihat muncul di tengah air atau di tengah hutan.
Hal itu membuat banyak penonton percaya kalau tumpukan batu tersebut bukan benda biasa.
Tumpukan Batu Jadi Simbol Penyerahan Jiwa
Dalam film, susunan batu dipercaya menjadi simbol ritual penyerahan jiwa.
Setiap orang yang menyusun batu sambil membuat permohonan dianggap sudah “menyerahkan” dirinya sebagai tumbal.
Karena itu, setelah ritual dilakukan, mereka perlahan mulai mengalami teror hingga akhirnya mati.
Tumpukan batu tersebut juga disebut hanya muncul ketika ada “mangsa” baru.
Beberapa penonton bahkan membandingkannya dengan pedang Gryffindor di film Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 yang hanya muncul ketika dibutuhkan.
Bedanya, di Salmokji, susunan batu itu muncul ketika ritual membutuhkan korban baru.
Semua Anggota Tim Utama Mati Karena Sudah Terikat Kutukan
Alasan kenapa hampir semua anggota tim utama akhirnya mati juga berkaitan dengan ritual tadi.
Begitu mereka menyusun batu dan membuat permohonan, mereka otomatis masuk ke dalam kutukan Salmokji.
Jiwa mereka dianggap sudah dipersembahkan untuk menjaga “kehidupan” hantu air yang menghuni waduk tersebut.
Sosok dukun yang diyakini merupakan ibu dari hantu air itu disebut rela mengorbankan orang lain demi mempertahankan anaknya tetap ada di dunia.
Hal ini juga diperkuat lewat adegan pohon penuh gantungan menyerupai rambut dan garam.
Dalam film, benda tersebut disebut sebagai bagian dari ritual perdukunan untuk menjaga arwah hantu air tetap bertahan.
Karena itu, semakin banyak korban datang ke Salmokji, semakin kuat pula kutukan di tempat tersebut. (sal)
- Tertarik Nonton Film Horor Korea Salmokji: Whispering Water? Baca Sinopsis Ini dan Catat Jadwal Tayangnya di Indonesia!
- Misteri Sosok Nenek di film 'Salmokji: Whispering Water', Benarkah Ia Dalang Ritual Tumbal di Waduk Salmokji?
- Di Balik Film 'Salmokji: Whispering Water', Waduk Salmokji Simpan Kisah Mistis yang Dipercaya Warga, Ternyata Ini…





