Pembaruan Google Maps 2026, Instruksi Kini Bisa Lebih Natural Seperti ke Teman Ngobrol

GOOGLE MAPS - Perubahan ini membuat pengguna lebih cepat menemukan pengaturan yang dibutuhkan, baik di Android maupun iOS. Menu baru tersebut sudah muncul lewat pembaruan sisi server dan akan tersedia di versi stabil Google Maps 25.49/ Foto: Pexels

AVNMEDIA.IDGoogle Maps kembali mendapat pembaruan besar di awal 2026.

Kali ini, raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu menghadirkan pengalaman navigasi yang terasa jauh lebih natural, seolah pengguna sedang berbincang dengan teman sendiri, bukan sekadar memberi perintah ke aplikasi.

Update terbaru ini sudah mulai digulirkan untuk pengguna Android dan iOS, membawa integrasi Gemini AI yang semakin dalam serta desain menu pengaturan yang lebih ringkas dan mudah dipahami.

Navigasi Google Maps Kini Bisa Diajak “Ngobrol”

Salah satu fitur paling mencolok dari pembaruan Google Maps 2026 adalah kemampuan memberikan instruksi dengan bahasa percakapan.

Pengguna kini tak perlu lagi memakai perintah kaku seperti “cari SPBU” atau “cari restoran”.

Sebagai gantinya, kamu bisa bertanya dengan gaya santai, misalnya, “Ada restoran murah dengan menu vegan di sepanjang rute, jaraknya jangan terlalu jauh. Parkirnya gimana?” Google Maps akan memproses permintaan tersebut dan menampilkan rekomendasi yang relevan.

Setelah itu, cukup bilang, “Oke, ke sana,” dan navigasi akan langsung dimulai.

Berkat integrasi Gemini, fitur ini terasa lebih kontekstual dan responsif. Bahkan tanpa keluar dari layar navigasi, pengguna bisa meminta Google Maps menambahkan agenda ke Google Calendar atau mengecek berita terbaru.

Petunjuk Arah Lebih Jelas Berkat Landmark Sekitar

Related News
Recent News
image
Techno Apple Watch Series 11 Lagi Diskon Besar di Amazon, Potongan Harga US$100
by Adrian Jasman2026-01-12 13:00:00

Apple Watch Series 11 diskon US$100 di Amazon, harga turun di bawah US$300.

image
Techno Galaxy S25 Laku Keras, Bisa Jadi Ancaman Baru iPhone!
by Adrian Jasman2026-01-11 19:30:00

Galaxy S25 laku keras di tengah siklus penjualan, lonjakan ini disebut bisa menjadi ancaman iPhone.