Patrick Kluivert Salah Satu Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Jadi Brand Ambassador Judi Online?

Potret Patrick Kluivert saat Masih Melatih Adana Demirspor (Foto: Instagram @patrickkluivert9)

AVNMEDIA.ID - PSSI baru-baru ini mengumumkan pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 6 Januari 2025.

Dalam waktu yang cepat, PSSI mulai mempersiapkan pengumuman pelatih baru yang akan menggantikan posisi Shin Tae-yong.

Di antara tiga nama calon pelatih, salah satunya yang menarik perhatian adalah Patrick Kluivert.

Patrick Kluivert, yang dikenal sebagai legenda sepak bola Belanda berkat penampilannya di klub-klub besar, seperti Ajax dan Barcelona, kini kembali menjadi pusat perhatian setelah sejumlah kontroversi yang mewarnai karier kepelatihannya yang relatif singkat.

Usai pensiun dari dunia sepak bola, Patrick Kluivert beralih ke dunia pelatihan, meski perjalanan kariernya tak berjalan mulus seperti yang dibayangkan sebelumnya.

Sebagaimana dilansir melalui Hvsmedia.id, beberapa keputusan kontroversial dan hasil yang mengecewakan membawanya ke dalam berbagai perdebatan publik.

Tidak hanya itu, kontroversi lain juga mengikuti karir Patrick Kluivert setelah pensiun, salah satunya ia pernah menjadi Brand Ambasador website judi.

Berikut adalah tiga kontroversi yang melibatkan Patrick Kluivert di era kepelatiahannya dan dampak terhadap citra dirinya di dunia sepak bola.

Pada Juli 2023, Patrick Kluivert diangkat sebagai pelatih kepala Adana Demirspor, klub Liga Super Turki.

Related News
Recent News
image
Trending Jadi Kuda Hitam di Korea Selatan, Tim Senam Aerobik Indonesia Tembus Empat Besar Aerobic Korea Open 2026
by Adrian Jasman2026-06-21 09:12:18

Tim Merah Putih berhasil tampil sebagai kuda hitam dan menembus posisi empat besar di sejumlah nomor

image
Trending Siapa Chelsie Monica? Berikut Profil Seorang Pecatur asal Balikpapan yang Bikin Magnus Carlsen Tumbang di Hong Kong
by Intan Thania2026-06-19 13:46:10

Chelsie Monica, Seorang Pecatur Asal Balikpapan Berhasil Mengalahkan Magnus Carlsen di Hongkong.