Oasis Kembali, “Don’t Look Back in Anger” Hadir di Bioskop September 2026
THUMBNAIL - Thumbnail YT film dokumenter Berjudul “Oasis: Don’t Look Back In Anger”
“Oasis: Don’t Look Back In Anger” tampaknya tidak ingin berhenti sebagai dokumentasi sebuah konser.
Film ini mengangkat bagaimana reuni Oasis berubah menjadi fenomena budaya global.
Antusiasme penggemar terhadap Oasis Live ’25 menjadi bagian dari cerita. Begitu pula pengalaman emosional yang muncul ketika lagu-lagu Oasis kembali dimainkan di atas panggung dan dinyanyikan bersama oleh penggemar lintas generasi.
Dengan begitu, dokumenter ini tidak hanya berbicara tentang Liam dan Noel Gallagher, tetapi juga tentang hubungan panjang antara musik Oasis dan para pendengarnya.
Sebab bagi sebagian penggemar, Oasis bukan sekadar band.
Mereka adalah soundtrack sebuah generasi.
Steven Knight di Balik Film
Film ini ditulis, diproduksi, dan dikembangkan oleh Steven Knight, kreator yang dikenal lewat Peaky Blinders dan A Thousand Blows.
Knight merupakan penulis, produser, dan sutradara yang pernah mendapatkan nominasi BAFTA dan Oscar.
Sementara penyutradaraan film dipercayakan kepada Dylan Southern dan Will Lovelace, duo di balik dokumenter musik Shut Up and Play the Hits serta Meet Me in the Bathroom.
Kombinasi tersebut membuat dokumenter Oasis ini tidak hanya menjanjikan rekaman konser, tetapi juga pendekatan sinematik terhadap fenomena reuni salah satu band rock paling berpengaruh asal Inggris tersebut.





