Najwa Shihab Singgung RUU Polri, Prabowo Tegaskan Tak Perlu Tambahan Wewenang jika Sudah Cukup

Presiden Prabowo Subianto dalam Wawancara dengan Najwa Shihab dan Lima Jurnalis Lainnya (Foto: Youtube Najwa Shihab)

AVNMEDIA.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penambahan kewenangan bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak diperlukan jika kewenangan yang ada saat ini sudah memadai.

Pernyataan tersebut diungkapkan Prabowo dalam wawancaranya dengan Najwa Shihab yang menjadi bagian dari diskusi terbuka terkait Rancangan Undang-Undang Kepolisian (RUU Polri) yang tengah menjadi sorotan publik.

Dalam pertemuan tersebut, Najwa Shihab menyoroti Rancangan Undang-Undang Kepolisian (RUU Polri) yang sedang dibahas dan berpotensi memperluas kewenangan Polri.

Dilansir dari Megakaltim.com, saat ditanya secara langsung pandangannya mengenai wacana penambahan kewenangan kepolisian dalam draf RUU yang beredar, Presiden Prabowo memberikan tanggapannya.

“Pada prinsipnya, polisi harus diberi wewenang yang cukup untuk melaksanakan tugasnya. Kalau dia (polisi) sudah diberi wewenang cukup, ya kenapa harus ditambah?” ungkap Presiden Prabowo.

“Jadi ini tinggal kita menilai secara arif (bijaksana) gradasi itu. Kalau polisi sudah diberi wewenang yang cukup untuk melakukan tugasnya untuk memberantas kriminalitas, penyelundupan, narkoba, dan lain sebagainya, melindungi masyarakat saya kira cukup. Kenapa kita harus mencari-cari, menurut saya,” tuturnya.

Pernyataan ini muncul di tengah polemik RUU Polri yang dinilai sebagian kalangan memberikan kewenangan yang terlalu luas dan berpotensi mengancam prinsip demokrasi serta hak asasi warga negara.

Related News
Recent News
image
Trending Profil Nanda Zhafira, Pacar Baru Okin yang Diduga Senggol Rachel Vennya
by April2026-02-20 18:12:28

Ramai dibicarakan sebagai kekasih Okin, Ananda Zhafira lebih dulu meniti karier di dunia akting.

image
Trending Jeffrey Epstein Tak Bantah Klaim Prince Andrew Berhubungan Seks dengan Virginia Giuffre, Email Terungkap
by April2026-02-18 18:19:15

Kasus Jeffrey Epstein telah menyeret banyak tokoh publik dan terus menjadi perhatian global.