Meta Akhirnya Klarifikasi soal Permintaan Reset Kata Sandi Instagram! Belakangan Banyak Diterima Pengguna
ILUSTRASI - Meski masalah disebut sudah ditangani, Meta tetap menyarankan pengguna untuk berhati-hati. Jika menerima email reset kata sandi yang tidak pernah diminta, pengguna disarankan untuk tidak mengklik tautan apa pun di dalam email tersebut dan langsung menghapusnya/ Foto: Pexels
AVNMEDIA.ID - Meta akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait maraknya email permintaan reset kata sandi Instagram yang belakangan diterima banyak pengguna secara tiba-tiba.
Fenomena ini sempat memicu kekhawatiran, karena sebagian pengguna khawatir akun mereka menjadi target peretasan atau kebocoran data.
Melalui pernyataan di platform X, Instagram memastikan bahwa permintaan reset kata sandi tersebut bukan akibat kebocoran data, melainkan karena bug atau gangguan sistem yang kini sudah diperbaiki.
Instagram Tegaskan Bukan Kebocoran Data
Instagram menyebut ada celah teknis yang sempat memungkinkan pihak eksternal mengirim permintaan reset kata sandi ke email pengguna, meski pemilik akun tidak pernah mengajukannya.
Namun, Meta menegaskan bahwa sistem inti Instagram tidak diretas dan akun pengguna tetap aman.
Pernyataan ini sekaligus membantah laporan sebelumnya yang menyebut adanya kebocoran data besar-besaran.
Laporan tersebut sempat mengklaim bahwa data sensitif milik jutaan pengguna Instagram ditawarkan di dark web.
“Email reset kata sandi tersebut bisa diabaikan. Kami mohon maaf atas kebingungan yang terjadi,” tulis Instagram dalam unggahannya.
Kenapa Banyak Pengguna Panik?
Kekhawatiran pengguna bukan tanpa alasan. Email reset kata sandi sering kali menjadi indikator awal upaya peretasan.
Ditambah lagi, laporan dari perusahaan keamanan siber yang menyebut jutaan data pengguna Instagram berpotensi bocor membuat situasi semakin sensitif.
Meski Meta membantah adanya kebocoran, kejadian ini tetap menjadi pengingat bahwa keamanan akun media sosial masih menjadi isu krusial di era digital.
Pengguna Tetap Diminta Waspada
Meski masalah disebut sudah ditangani, Meta tetap menyarankan pengguna untuk berhati-hati.
Jika menerima email reset kata sandi yang tidak pernah diminta, pengguna disarankan untuk tidak mengklik tautan apa pun di dalam email tersebut dan langsung menghapusnya.
Untuk meningkatkan keamanan akun Instagram, pengguna juga disarankan:
- Menggunakan kata sandi yang unik dan kuat
- Mengganti kata sandi secara berkala
- Mengaktifkan autentikasi dua faktor
- Memeriksa perangkat yang sedang login melalui Meta Account Center
Langkah-langkah ini dinilai efektif untuk meminimalkan risiko pembobolan akun di masa depan.
Masih Ada Pertanyaan yang Belum Terjawab
Meski Meta menyebut insiden ini hanya bug, perusahaan belum menjelaskan secara detail bagaimana pihak eksternal bisa mengirim permintaan reset kata sandi yang terlihat sah.
Identitas pihak tersebut juga belum diungkap ke publik.
Situasi ini membuat sebagian pengguna berharap Meta bisa lebih transparan dalam menjelaskan insiden keamanan, terutama ketika menyangkut data dan privasi jutaan pengguna Instagram di seluruh dunia. (jas)



