Menteri Desa Yandri Susanto Dijadwalkan Kunjungi Kalimantan Timur Awal Desember 2024

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto/Foto: Instagram @yandri_susanto

AVNMEDIA.ID - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dijadwalkan akan mengunjungi Kalimantan Timur pada awal Desember 2024.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur, Puguh Harjanto, mengonfirmasi jadwal kedatangan tersebut.

Puguh menyambut baik kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) yang akan berlangsung pada awal Desember.

Melalui pesan singkat, Puguh menyatakan bahwa kedatangan Menteri Desa ini diperkirakan akan berlangsung sekitar awal Desember.

“Sekitar awal Desember,” ucap Puguh Harjanto via pesan WhatsApp, Senin (25/11/2024) malam.

Menteri Desa akan mengunjungi beberapa desa di Kaltim, termasuk Desa Perangat di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Desa Tepian Langsat di Kutai Timur.

Kunjungan ini akan berlangsung antara tanggal 1 hingga 3 Desember 2024 dan mencakup interaksi langsung dengan masyarakat setempat.

Selama kunjungan, Menteri Desa juga akan memiliki kesempatan untuk tinggal bersama warga dan merasakan kehidupan desa secara langsung.

Selain itu, beberapa komoditas unggulan daerah, seperti kakao, akan dipamerkan sebagai contoh keberhasilan sektor perkebunan setempat.

Kehadiran Menteri Desa di Kalimantan Timur diharapkan dapat memperkuat pengembangan potensi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang ada. (adv)

Related News
Recent News
image
Advertorial Pasar dan Demokrasi Desa: Didik Agung Ajak Warga Manunggal Jaya Bicara Hak & Kewajiban Usaha
by Redaksi2025-12-21 21:43:00

Didik Agung ajak warga Manunggal Jaya diskusi hak & kewajiban pasar tradisional.

image
Advertorial Di Desa Manunggal Jaya, Dewan dan Warga Saling Diskusi Cair
by Tim Advertorial dan Bisnis2025-12-07 22:31:00

Didik Agung bahas Perda Pendidikan di Kukar, tekankan karakter, toleransi, dan wawasan kebangsaan.