Mengenal Apa Itu Lavender Marriage? Sembunyikan Orientasi Seksual di Balik Ikatan Pernikahan, Ketahui Sejarahnya

Kolase Foto Ilustrasi Pernikahan (Foto: AVNMEDIA.ID)

Lambat laun, seiring dengan peningkatan penerimaan terhadap hubungan sesama jenis, lavender marriage mulai jarang terjadi.

Namun, di beberapa negara, terutama di Asia Selatan dan negara-negara Asia lainnya, hubungan sesama jenis masih tetap ditolak dan tidak diterima secara sosial.

Ada beberapa alasan mengapa lavender marriage sering kali dilakukan, biasanya karena keterpaksaan.

Berdasarkan berbagai sumber, berikut adalah beberapa alasan utama di balik fenomena ini:

Ilustrasi Pernikahan

Menurut Waddle, salah satu alasan di balik lavender marriage adalah keinginan untuk menyembunyikan orientasi seksual, alih-alih mengungkapkannya secara terbuka.

Dalam sebuah wawancara, seorang perempuan mengungkapkan bagaimana dia menyembunyikan biseksualitasnya dari keluarganya.

"Perbandingan yang terus-menerus dengan harapan ideal orang tua tentang diriku, ditambah rasa malu karena tak bisa memenuhi standar 'normal', membuat hidupku terasa sangat sulit," ujar Anjana, seorang perempuan biseksual berusia 23 tahun dari India, seperti yang dikutip oleh Waddle.

Lavender marriage juga berfungsi sebagai perisai, memberikan perlindungan bagi individu LGBTQ+ agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan ekspektasi masyarakat.

Dalam penelitian berjudul Prejudice, Social Stress, and Mental Health in Lesbian, Gay, and Bisexual Populations: Conceptual Issues and Research Evidence yang dilakukan oleh Ilan H. Meyer, disebutkan bahwa individu LGBTQ+ sering kali menghadapi tekanan sosial yang berat, prasangka, permusuhan, dan tantangan lain yang dapat memperburuk kesehatan mental mereka.

Related News
Recent News
image
Sex and Relationship Overthinking Jadi Faktor Failure to Launch pada Anak Dewasa? Kenali Fenomena Kesulitan Mandiri
by April2026-01-31 13:04:04

Overthinking jadi penyebab baru failure to launch, membuat anak dewasa takut melangkah jadi mandek.

image
Sex and Relationship Sering Lupa? Ini Bedanya Kelupaan Wajar dan Tanda Penurunan Kognitif
by April2026-01-30 18:12:08

Lupa sesekali itu wajar, tapi kapan kelupaan jadi tanda penurunan kognitif? Ini penjelasannya.