Laporan Palo Alto Networks: AI Justru Perluas Permukaan Serangan Cloud Secara Masif

REPORT - Palo Alto Networks (NASDAQ: PANW), pemimpin global di cybersecurity, baru saja merilis “State of Cloud Security Report 2025” yang mengungkap bagaimana AI membuka celah besar di cloud bagi para peretas/ Palo Alto

Rata-rata organisasi menggunakan 17 tool keamanan cloud dari lima vendor berbeda.

Alih-alih aman, kondisi ini justru memecah data dan memperlambat respons insiden. Tak heran, 97% responden ingin menyederhanakan sistem keamanan mereka.

5. Integrasi Cloud Security dan SOC Jadi Kunci

Sebanyak 89% organisasi menilai keamanan cloud harus terhubung langsung dengan Security Operations Center (SOC) agar deteksi dan respons ancaman bisa berjalan efektif dan cepat.

Solusi End-to-End di Era Serangan Berbasis AI

Laporan ini menegaskan bahwa visibilitas statis dan tool yang berdiri sendiri sudah tidak cukup.

Organisasi membutuhkan pertahanan end-to-end yang mampu bekerja dengan kecepatan mesin, menyatukan pencegahan proaktif dan respons reaktif.

Menjawab tantangan tersebut, Palo Alto Networks Cortex® Cloud™ hadir sebagai platform agentic-first yang menggabungkan CNAPP dan Cloud Detection & Response (CDR), mencakup perlindungan dari kode, cloud, hingga SOC.

Tujuannya jelas: mengamankan inovasi cloud secepat laju AI berkembang. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Techno REDMI A7 Pro Resmi Rilis di Indonesia, Smartphone Sejutaan dengan Baterai 6.000mAh dan HyperOS 3
by Adrian Jasman2026-03-02 10:00:00

REDMI A7 Pro rilis di Indonesia, baterai 6.000mAh dan layar 120Hz Rp1,4 jutaan.

image
Techno Kolaborasi Xiaomi & Leica: Bawa Standar Mobile Photography ke Level Selanjutnya
by Adrian Jasman2026-02-25 22:47:54

Xiaomi & Leica hadirkan Xiaomi 17 Series dengan kamera mutakhir, bawa standar mobile photography.