Laporan Baru Ungkap Risiko AI terhadap Infrastruktur Penting di Kawasan Indo-Pasifik

Amankan Penggunaan AI Tanpa Hambat Inovasi

ILUSTRASI - Ilustrasi AI/ Pexels

AVNMEDIA.ID -  Sebuah laporan terbaru berjudul “Menjaga Masa Depan: AI, Infrastruktur Penting, dan Kesiapan Regulasi di Kawasan Indo-Pasifik” mengungkap meningkatnya risiko sistemik akibat pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) pada infrastruktur vital di kawasan Indo-Pasifik.

Laporan yang diterbitkan oleh Protostar Strategy bersama Kamar Dagang Amerika Serikat di Australia, serta mitra dari India, Indonesia, dan Singapura, dengan dukungan Palo Alto Networks, menyebut bahwa AI kini telah menjadi bagian integral dari sistem energi, transportasi, layanan darurat, dan sektor publik lainnya.

Meski memberikan efisiensi dan ketahanan baru, penerapan AI juga menghadirkan risiko baru — mulai dari manipulasi data, serangan siber adversarial, hingga potensi efek domino lintas negara jika sistem mengalami gangguan.

Indo-Pasifik di Persimpangan: Antara Inovasi dan Keamanan Siber

Menurut penulis laporan Dr. Tobias Feakin, mantan Duta Besar Australia untuk Urusan Siber dan Teknologi Kritis, tantangan utama bukan lagi soal “apakah AI akan digunakan”, tetapi seberapa aman pemerintah memanfaatkannya.

“Wilayah Indo-Pasifik kini berada di garis depan adopsi digital dan persaingan geopolitik. Tanpa koordinasi lintas negara, celah keamanan bisa dimanfaatkan oleh aktor siber canggih,” ujarnya.

Laporan ini menyoroti empat negara utama dan pendekatannya terhadap keamanan AI:

Related News
Recent News
image
Techno Galaxy Watch9 Tak Cuma Pantau Kesehatan, AI-nya Bikin Aktivitas Harian Lebih Praktis
by Adrian Jasman2026-09-12 20:30:00

Galaxy Watch9 menggabungkan AI, pemantauan kesehatan, dan desain ringan untuk menunjang aktivitas.

image
Techno Port of Jumanah Resmi Dirilis, Gim Kolaborasi Indonesia–UEA Bawa Tradisi Mutiara ke Dunia Roguelite
by Adrian Jasman2026-09-10 15:00:00

Port of Jumanah, gim kolaborasi Agate dan Red Dunes Games, resmi rilis global.