Komdigi Perkuat Pengawasan HKI Digital, Ribuan Situs Ilegal Jadi Ancaman Industri Kreatif

KONTEN INTERNET NEGATIF - Dalam periode 20 Oktober 2024 hingga 14 Juni 2026, Komdigi mencatat telah menangani 9.263 kasus pelanggaran HKI digital/ Dok Narsum

Berbeda dengan situs web ilegal, aktivitas pelanggaran melalui media sosial dinilai relatif lebih terkendali karena sejumlah platform telah memiliki mekanisme pelaporan dan penanganan konten yang lebih ketat.

Komdigi Dorong Kolaborasi dengan Industri Digital

Untuk menekan angka pembajakan digital, Komdigi terus meningkatkan sistem pengawasan serta memperkuat kerja sama dengan platform digital dan berbagai pemangku kepentingan.

Pemerintah juga mendorong masyarakat ikut berperan menjaga ekosistem digital yang sehat dengan memilih menggunakan layanan konten legal.

“Negara harus hadir untuk memastikan para kreator mendapatkan perlindungan yang layak atas karya mereka,” tegas Alexander.

Menurut Komdigi, perlindungan HKI menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan industri kreatif sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

 

Industri Streaming Terapkan Strategi "Follow the Money"

Sekretaris Jenderal Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI), Elvira Lestari, mengatakan industri streaming terus memperkuat strategi kolaborasi untuk menghadapi pembajakan digital.

Menurutnya, data industri menunjukkan sebagian besar pelanggaran HKI masih terjadi melalui situs web ilegal.

Related News
Recent News
image
Techno BIGO Mid-Year Gala 2026 di Jakarta, 65 Kreator Indonesia Raih Penghargaan
by Adrian Jasman2026-08-24 15:26:34

BIGO Mid-Year Gala 2026 apresiasi 65 kreator Indonesia, Family INFERNO raih Global Top 1 Family.

image
Techno REDMI 17 Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh dan Fitur RGB Light! Harga Mulai Berapa?
by Adrian Jasman2026-08-22 17:00:00

REDMI 17 resmi hadir di Indonesia dengan baterai 7.500mAh, kamera 50MP, layar 120Hz.