Kolaborasi Kemenag RI dan British Council Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madrasah

BINCANG - Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan, “Kolaborasi ini merupakan langkah konkret mewujudkan Asta Protas Kemenag, sekaligus mendukung kesepakatan Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris yang ditandatangani Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Keir Starmer pada Janu

Pemetaan Kompetensi dan Program Percontohan

Kolaborasi Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag RI dengan British Council diawali dengan pemetaan kompetensi guru MTs dan MA serta implementasi program percontohan Continuing Professional Development (CPD).

Kedua inisiasi ini menjadi landasan pengembangan guru secara nasional.

Summer Xia, Country Director Indonesia dan Director Southeast Asia British Council, menjelaskan, “Sebanyak 613 guru dari hampir seluruh provinsi telah menyelesaikan program ini. Pelatihan daring terstruktur, didukung e-moderator dan sesi langsung mingguan, memastikan pengembangan profesional berkualitas tinggi dapat diakses di mana pun.”

Pendekatan berbasis data ini membantu merumuskan kebutuhan pengembangan guru secara objektif dan menjadi acuan kebijakan pendidikan ke depan.

Dampak Nyata di Ruang Kelas

Selama delapan minggu pelaksanaan, perubahan terlihat jelas dalam praktik pembelajaran.

Guru mulai menerapkan metode pembelajaran berpusat pada siswa, meningkatkan interaksi kelas dan kepercayaan diri menggunakan bahasa Inggris, yang berdampak langsung pada partisipasi siswa.

Ni’Matus Zahroh, guru Bahasa Inggris MTsN 15 Jombang, berbagi pengalaman.

Related News
Recent News
image
Business SCG Catat Pertumbuhan EBITDA 17 Persen di Q1 2026, Perkuat Resiliensi Bisnis Hadapi Gejolak Global
by Adrian Jasman2026-05-29 19:53:52

SCG catat EBITDA Rp8,3 triliun di Q1 2026, didorong strategi efisiensi dan bisnis regional.

image
Business Singapore Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan ke Amsterdam Mulai Agustus 2026
by Adrian Jasman2026-05-28 15:50:20

Singapore Airlines tambah penerbangan Singapura-Amsterdam jadi 10 kali seminggu mulai 2026.