Kesiapan Digital Indonesia 2026: Tantangan IT dan Keamanan Siber Makin Kompleks
KEAMANAN DIGITAL - Memasuki 2026, fokus organisasi perlu bergeser dari ekspansi ke konsolidasi sistem IT dan keamanan siber/ HO to Avnmedia.id
- Deteksi ancaman lebih cepat
- Tanggung jawab lebih jelas
- Kebijakan keamanan yang konsisten
Pendekatan proaktif, pemantauan berkelanjutan, otomatisasi, dan manajemen endpoint berbasis kebijakan menjadi kunci menghadapi lingkungan digital yang kompleks.
Platform Terintegrasi sebagai Solusi
Solusi platform IT dan keamanan terintegrasi menyatukan pemantauan, otomatisasi, dan kepatuhan dalam satu sistem.
Contohnya, ManageEngine membantu organisasi mengurangi kompleksitas penggunaan banyak alat, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan praktik keamanan sejalan dengan tata kelola.
Fokusnya bukan menambah teknologi baru, melainkan mengoptimalkan sistem yang ada agar bekerja selaras.
Fondasi Digital yang Kuat Kunci Kesuksesan
Pertanyaan utama 2026 bukan lagi “apakah transformasi digital perlu dilanjutkan?”, tetapi apakah fondasi yang ada cukup kuat untuk menopang pertumbuhan berikutnya.
Organisasi yang mampu menyederhanakan sistem, meningkatkan efisiensi, dan membangun ketahanan dengan dukungan AI akan unggul.
Sebaliknya, menunda pembenahan struktural akan meningkatkan kerentanan di tengah ekonomi digital yang semakin kompleks.
Bertindak sekarang berarti bukan hanya mengejar inovasi, tetapi memastikan fondasi digital aman, terintegrasi, dan siap untuk masa depan. (jas)




