IKEA Ajak Masyarakat Hidup Lebih Tertata Lewat Konsep 'Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi'
Melalui kampanye bertajuk “Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi”, IKEA menyoroti kebiasaan kecil di rumah yang sering membuat barang hilang dan aktivitas harian menjadi tidak efisien/ IKEA Indonesia
IKEA menekankan pentingnya penataan berbasis aktivitas, seperti menempatkan barang di area yang sering digunakan atau touchpoint seperti meja rias dan dekat pintu masuk.
Solusi sederhana seperti tray untuk barang harian, kotak penyimpanan untuk kategori tertentu, hingga pembagian zona aktivitas disebut dapat membantu mengurangi kebiasaan “menaruh sementara” yang sering berujung menjadi permanen.
“Yang sering tidak disadari, justru produk-produk kecil yang paling sering dipakai punya peran besar dalam menjaga rumah tetap teratur.
Solusi seperti box, tray, trolley, atau organiser bukan sekadar tempat penyimpanan, tapi membantu membentuk kebiasaan.
Ketika barang punya tempat yang jelas dan mudah dijangkau, orang jadi terbiasa untuk langsung menaruh kembali,” jelas Alfonsus Kristian, Business Leader IKEA Indonesia.
Dorong Efisiensi Ruang di Rumah hingga Bisnis
Kebutuhan ruang yang lebih tertata tidak hanya terjadi di rumah tinggal, tetapi juga di berbagai ruang kerja dan usaha.
Ruang yang tidak terorganisir dapat menghambat aktivitas dan menurunkan efisiensi harian.
Untuk menjawab hal tersebut, IKEA menghadirkan Interior Design Service (IDS) yang membantu pelanggan merancang ruang berdasarkan kebiasaan dan kebutuhan nyata pengguna, baik untuk hunian maupun bisnis.





