Ending IDOL I: Nyaris Sempurna atau Justru Kurang Memuaskan?
ENDING IDOL I - Salah satu kekhawatiran terbesar penonton adalah kemungkinan hilangnya identitas fangirl Maeng Se Na setelah ia “menjadi bagian” dari dunia idol. Untungnya, IDOL I tidak jatuh ke jebakan itu/ X @_unnie_daph
Keadilan untuk Ayah Maeng Se Na: Penutup yang Layak
Perjuangan Maeng Se Na (Sooyoung) sebagai pengacara berakar dari trauma masa lalu: ayahnya dipenjara secara tidak adil hingga meninggal dunia.
Karena itu, keputusan finale untuk membuka kembali kasus sang ayah terasa sangat tepat secara emosional.
Sebelas episode sebelumnya banyak berputar pada perjuangan Do Ra Ik dan Se Na mencari kebenaran.
Maka ketika episode terakhir sepenuhnya memusatkan perhatian pada keadilan bagi ayah Se Na, penonton mendapat payoff yang pantas—tenang, emosional, dan relevan dengan karakter utamanya.
Redemption Arc Kwak Byeong Gyun: Datang di Waktu yang Tepat
Kwak Byeong Gyun (Jung Jae Kwang) mungkin bukan karakter paling disukai di awal.
Ia hadir sebagai rival sinis, penuh ambisi, dan kerap berada di sisi berlawanan dengan tokoh utama.
Namun perlahan, IDOL I mengupas latar belakangnya.
Terungkap bahwa ia bukan sosok jahat secara alami, melainkan anak yang hidup di bawah bayang-bayang ayah manipulatif.
Meski sempat mengecewakan karena memilih patuh, episode-episode akhir akhirnya memberinya ruang untuk menebus kesalahan.
Di finale, Byeong Gyun memilih melawan ayahnya dan mengikuti naluri sendiri.
Redemption arc ini mungkin tidak dramatis berlebihan, tapi justru terasa realistis dan manusiawi.
Comeback Gold Boys: Bahagia yang Pahit-Manis
Comeback Gold Boys menjadi salah satu momen emosional terbesar di akhir cerita.
Namun kebahagiaan itu terasa pahit-manis.



