DPMPD Kaltim Gandeng KP SPAMS untuk Pemenuhan Air Minum di Desa/Kampung, Berikan Pendampingan hingga Gelar Lomba 

Kantor DPMPD Kaltim/ Foto: HO

AVNMEDIA.ID - Dalam proses penyediaan air minum untuk kawasan-kawasan yang tak terjangkau PDAM, DPMPD Kaltim galakkan adanya kehadiran Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP SPAMS) sebagai solusi untuk itu.

Kelompok ini, dihadirkan, khususnya untuk tingkat desa dan kampung.

DPMPD Kaltim hadir dalam bentuk pendampingan, agar KP SPAMS bisa bekerja secara terarah dan maksimal.

Beberapa pekerjaan pun sudah diinvetarisir. Di antaranya adalah soal pemanfaatn infrastruktur terbengkalai dalam proses penemuhan air minum.

“Kami melatih dan membina kelompok ini agar bangunan dan infrastruktur yang ada bisa kembali berfungsi dengan baik,” ujar Noor Agustina, Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Bidang IV DPMPD Kaltim.

Selain pendampingan, rangsangan juga diberikan dengan menggelar beberapa lomba. .

Melalui lomba, para kelompok pengelola dinilai berdasarkan beberapa indikator, seperti pengelolaan bangunan, keuangan, pelayanan masyarakat, hingga pemberdayaan warga.

“Hadiah yang diberikan tidak untuk pribadi, tetapi dimanfaatkan untuk perbaikan pipa, pembelian pompa, atau peningkatan fasilitas lain agar layanan lebih maksimal,” ujarnya.

Untuk tahun ini, ada 10 pemenang mendapatkan total hadiah Rp250 juta, yang terbagi berdasarkan pencapaian masing-masing kelompok.

Diharapkan hasil dari agenda pendampingan dan juga rangsangan lomba ini, bisa menghadirkan solusi untuk pemenuhan air minum di desa-desa dan kampung-kampung. (adv)

Related News
Recent News
image
Advertorial Pasar dan Demokrasi Desa: Didik Agung Ajak Warga Manunggal Jaya Bicara Hak & Kewajiban Usaha
by Redaksi2025-12-21 21:43:00

Didik Agung ajak warga Manunggal Jaya diskusi hak & kewajiban pasar tradisional.

image
Advertorial Di Desa Manunggal Jaya, Dewan dan Warga Saling Diskusi Cair
by Tim Advertorial dan Bisnis2025-12-07 22:31:00

Didik Agung bahas Perda Pendidikan di Kukar, tekankan karakter, toleransi, dan wawasan kebangsaan.