Di Balik Album Immersive Audio Terbaik: Neumann Hadirkan Kualitas Suara Pemenang Grammy
Eric Schilling (Kiri) dan Herbert Waltl (Kanan) di mediaHYPERIUM/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Dalam industri audio imersif, akurasi dan konsistensi adalah kunci sukses.
Dari produksi musik pop papan atas hingga soundtrack orkestra megah, monitor studio Neumann menjadi standar emas bagi para insinyur dan produser pemenang Grammy®.
Para profesional seperti George Massenburg, Michael Romanowski, Eric Schilling, dan produser Herbert Waltl mengandalkan monitor seri KH Neumann untuk menghadirkan audio imersif yang memukau, dari album Divine Tides hingga soundtrack God of War: Ragnarök, dan remix karya Alicia Keys.
Dari Pop Hits hingga Soundtrack Orkestra
Studio mediaHYPERIUM di California menjadi pusat produksi untuk banyak proyek pemenang Grammy.
Didirikan oleh Waltl dan Schilling, studio ini dilengkapi sistem Neumann yang dirancang khusus untuk mixing audio imersif.
“Semua yang kami kerjakan di sini menggunakan speaker Neumann—KH 420, 310, 120, dan subwoofer. Suaranya akurat dan tetap musikal meski diputar dengan volume tinggi,” ujar Eric Schilling, Chief Engineer mediaHYPERIUM.
Studio ini memungkinkan para produser dan insinyur bekerja lintas genre, memastikan setiap detail terdengar konsisten di semua sistem pemutaran.
Sistem Neumann: Presisi dan Keautentikan
mediaHYPERIUM dilengkapi dengan tujuh speaker KH 420 tri-amplified, subwoofer ganda KH 870, dan monitor tambahan KH 310 & KH 120.
Tata letak hybrid ini mendukung berbagai format audio imersif, dari stereo hingga Dolby Atmos.
Sementara itu, Michael Romanowski, Chief Mastering Engineer di Coast Mastering, juga mengandalkan KH 310 dan KH 120 untuk memastikan hasil mastering terdengar natural dan akurat.
“Monitor Neumann halus, akurat, dan tidak melelahkan telinga—tepat untuk audio imersif,” jelas Romanowski.
Presisi Bertemu Emosi: Filosofi Audio Massenburg
Bagi George Massenburg, audio imersif bukan hanya soal teknis.
“Monitoring harus musikal dan menyentuh hati pendengar. Neumann membantu kami membangun cerita dalam tiga dimensi,” ujarnya.
Massenburg, peraih enam Grammy dan pendiri Massenburg DesignWorks, dikenal global sebagai produser dan insinyur yang menghadirkan kualitas audio tinggi, termasuk pada proyek Alicia Keys, Patty Loveless, dan Divine Tides.
Kolaborasi Mulus dan Konsistensi Global
Massenburg, Romanowski, Schilling, dan Waltl membangun workflow kolaboratif yang mulus.
Mereka memanfaatkan file ADM, membuat referensi antar sistem, dan memastikan karakter suara tetap konsisten.
“Bahkan ketika bepergian, sistem Neumann yang lebih kecil tetap mempertahankan karakter suara yang sama. Saya benar-benar mempercayainya,” kata Schilling.
Kepercayaan ini membantu mereka meraih kemenangan di kategori Best Immersive Audio Album dalam empat tahun terakhir, bersama karya artis legendaris seperti Beyoncé, Paul McCartney, dan The Beatles.
Membangun Ekosistem Audio Imersif
Proyek Divine Tides dan soundtrack God of War: Ragnarök membuktikan kapasitas Neumann dalam menangani proyek skala besar dengan ratusan trek audio dan aransemen orkestra kompleks. Waltl menambahkan:
“KH 310 memberi ruang bagi musik untuk benar-benar berbicara. Kami membangun seluruh ekosistem di sekitar monitor ini—untuk mixing, mendengarkan, mengajar, dan menginspirasi.”
Dari pop hingga game, dari studio hingga panggung Grammy, monitor Neumann membuktikan diri sebagai standar emas audio imersif, menghadirkan suara autentik dan pengalaman musikal yang tak tertandingi. (jas)
- Sony Indonesia Hadirkan Tiga Produk Audio Baru: WF-1000XM6, WH-1000XM6 Sand Pink, dan LinkBuds Clip
- Dua Sensor 200MP! Kamera Oppo Find X9 Ultra yang Bisa Bikin Samsung Ketar Ketir
- Smart Home Tanpa Ribet! Xiaomi Pamer 3 Inovasi AIoT Terbarunya di Indonesia
- Sony Luncurkan Lensa Makro Telefoto Medium FE 100mm F2.8 Macro GM OSS





