Deretan Pemicu di Balik Konflik Panas Ruben Onsu dan Sarwendah
Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada September 2024
ARTIS - Ruben Onsu dan Sarwendah / Kolase: AVNMEDIA.ID
Pihak Sarwendah membantah tudingan ini.
Kubu Sarwendah menyatakan bahwa pintu komunikasi selalu terbuka bagi Ruben untuk berinteraksi dengan anak-anaknya, dan justru menilai pihak Ruben yang memiliki masalah komunikasi karena tidak pernah menyampaikan permintaan secara langsung dan jelas.
Dua versi yang saling bertolak belakang inilah yang kemudian memperkeruh suasana di ruang publik.
Nafkah yang Dihentikan, Debt Collector yang Datang, dan Amarah yang Meluap
Dari persoalan hak bertemu anak, konflik kemudian merambat ke urusan finansial yang tidak kalah pelik.
Ruben melalui kuasa hukumnya mengakui bahwa ia menghentikan pembayaran nafkah sebesar Rp200 juta per bulan sejak Desember 2025, bukan karena tidak mampu, melainkan sebagai bentuk protes atas hak pertemuan dengan anak yang menurutnya tidak dipenuhi.
Langkah itu langsung direspon keras oleh pihak Sarwendah.
Sarwendah termasuk harus menanggung sendiri seluruh kebutuhan anak-anak sejak akhir tahun 2025, mulai dari biaya pendidikan, les, kebutuhan sehari-hari, hingga biaya kesehatan.
Situasi semakin rumit ketika persoalan lain ikut muncul di permukaan.
Kuasa hukum Sarwendah mengungkapkan bahwa kliennya datangi debt collector terkait sebuah mobil yang disebut aset milik Ruben Onsu.





