Deretan Pemicu di Balik Konflik Panas Ruben Onsu dan Sarwendah
Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada September 2024
ARTIS - Ruben Onsu dan Sarwendah / Kolase: AVNMEDIA.ID
AVNMEDIA.ID - Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah pada September 2024 sempat diharapkan bisa berlangsung baik-baik saja, setidaknya demi kepentingan anak-anak mereka.
Namun kenyataan berkata lain.
Kurang dari dua tahun setelah keputusan pengadilan, konflik antara keduanya justru semakin terbuka dan melibatkan banyak pihak termasuk kekuasaan hukum, media, hingga netizen yang terpolarisasi.
Pertanyaannya, apa sebenarnya yang menjadi akar dari perseteruan ini?
Hak Asuh dan Waktu Bertemu Anak yang Tidak Berjalan Sesuai Kesepakatan
Pemicu paling mendasar dari seluruh konflik ini adalah persoalan hak Ruben untuk bertemu dengan anak-anaknya.
Dalam perjanjian perceraian, sudah tercantum secara tegas bahwa Ruben memiliki hak untuk bertemu dan berkumpul dengan anak-anaknya selama dua hingga tiga hari setiap pekan.
Namun menurut kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, kesepakatan itu tidak berjalan sebagaimana mestinya bahkan sejak awal perceraian.
Ruben sendiri mengungkapkan kekecewaannya secara langsung.
Ia bahkan mengaku harus mencari cara lain untuk melepas rindunya pada anak-anak, termasuk mengunjungi panti asuhan sekadar untuk merasakan suasana bersama anak-anak.
Bagi Ruben, kondisi ini bukan hanya menyakitkan secara emosional, tetapi juga dianggap sebagai pelanggaran atas hak yang telah disepakati secara hukum.





