CrowdStrike Gandeng Telkom Indonesia, Bidik Pasar Keamanan Siber Berbasis AI
Jonathon Dixon dan Seno Soemadji dalam acara MoU Declaration Ceremony/ HO to Avnmedia.id
Menurutnya, Telkom memiliki komitmen yang sama untuk memperkuat keamanan AI di Indonesia melalui perlindungan berbasis AI sekaligus keamanan terhadap teknologi AI.
Kerja sama ini kemudian membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk mengembangkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan pasar lokal.
Bukan Hanya AI, Komputasi Kuantum Juga Jadi Perhatian
Kerja sama CrowdStrike dan Telkom juga tidak hanya diarahkan pada ancaman siber yang muncul saat ini.
Keduanya turut mengeksplorasi ketahanan siber jangka panjang, termasuk menghadapi ancaman yang berkaitan dengan teknologi baru seperti AI dan komputasi kuantum.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan keamanan siber perusahaan mulai bergeser.
Jika sebelumnya fokus utama berada pada perlindungan jaringan, perangkat, dan data, perkembangan teknologi baru membuat perusahaan harus memikirkan keamanan secara lebih menyeluruh.
AI dapat menjadi alat untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis, tetapi pada saat yang sama membuka permukaan serangan baru.
Karena itu, kemampuan mendeteksi ancaman secara cepat dan meresponsnya menjadi semakin penting.
Melalui MoU ini, CrowdStrike dan Telkom Indonesia akan mengeksplorasi berbagai peluang untuk memperkuat kapabilitas keamanan, mengembangkan solusi bersama, serta memperluas layanan keamanan siber berbasis AI bagi organisasi di Indonesia.
Bagi dunia bisnis, kerja sama tersebut menjadi sinyal bahwa keamanan AI mulai bergerak dari isu teknologi menjadi kebutuhan strategis perusahaan.
Semakin luas AI digunakan dalam operasional bisnis, semakin besar pula kebutuhan perusahaan untuk memastikan teknologi tersebut tidak menjadi pintu masuk bagi risiko keamanan baru. (jas)
- Laptop AI Copilot+™ Murah Apa yang Terbaik? Kenali Keunggulan ASUS Vivobook S14 OLED
- AI Berkembang Pesat, Mengapa Perusahaan Indonesia Masih Mengalami Blind Spot di Operasional IT?
- Riset NTT DATA: AI Perusahaan Terhambat Isu Privasi dan Kedaulatan Data, Ini Dampaknya bagi Bisnis
- Serangan Siber di Indonesia Tembus Miliaran, Perusahaan Diminta Perkuat Digital Trust





