Citi Bawa Era Baru Perbankan Digital, Luncurkan Teknologi AI untuk Dorong Efisiensi di Indonesia

Citi resmi menghadirkan kemampuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas karyawan, serta memperkuat layanan bagi nasabah institusi/ HO to Avnmedia.id

Dalam implementasi awal di Indonesia, Citi menghadirkan dua tools berbasis AI yang dirancang untuk membantu karyawan bekerja lebih efektif, yaitu Citi Stylus Workspaces dan Citi Assist.

Citi Stylus Workspaces, AI untuk Sederhanakan Pekerjaan Harian

Citi Stylus Workspaces merupakan platform berbasis conversational AI yang dirancang untuk membantu berbagai aktivitas kerja sehari-hari.

Teknologi ini memiliki sejumlah fitur, mulai dari:

  • Pemrosesan dokumen secara cerdas
  • Template perintah (prompt) siap digunakan
  • Penyimpanan riwayat percakapan
  • Fitur percakapan berbasis chat
  • Perangkuman halaman browser
  • Kemampuan tanya jawab berbasis AI

Melalui teknologi tersebut, karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan administratif dan analisis informasi dengan lebih cepat.

 

Citi Assist, Asisten Digital untuk Perkuat Kepatuhan

Selain itu, Citi juga menghadirkan Citi Assist, sebuah asisten desktop berbasis AI yang membantu karyawan mengakses informasi terkait kebijakan dan prosedur internal perusahaan.

Dengan basis data yang terus dikembangkan, Citi Assist memungkinkan karyawan memperoleh panduan secara lebih cepat, menjaga standar kepatuhan, serta membantu mengurangi potensi risiko operasional.

Related News
Recent News
image
Business Amar Bank dan JAFF Dorong Bankability Industri Perfilman Nasional
by Adrian Jasman2026-08-01 11:06:03

Amar Bank dan JAFF mendorong bankability industri perfilman untuk memperluas akses pembiayaan.

image
Business adidas Rancang Jersey Tim Nasional untuk Esports Nations Cup 2026, Libatkan Lebih dari 100 Negara
by Adrian Jasman2026-08-01 10:45:50

Esports Nations Cup 2026 gandeng adidas, hadirkan jersey tim nasional untuk lebih dari 100 negara.