Caitlin Halderman Tampil Beda di The Hidden Hand, Dibuat Dekil hingga Tak Dikenali
SERIAL VIU - Caitlin Halderman tampil dengan transformasi berbeda sebagai Riska dalam serial Viu Original The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan)/ Viu Indonesia
AVNMEDIA.ID - Caitlin Halderman tampil dengan wajah yang jauh berbeda dalam serial horor psikologis The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan).
Untuk memerankan Riska, perempuan Indonesia yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga di Malaysia, Caitlin menjalani transformasi penampilan. Wajahnya dibuat lebih kusam, dekil, dan belang dengan riasan seminimal mungkin.
Perubahan tersebut bahkan membuat sejumlah orang terdekatnya sempat tidak mengenali Caitlin.
“Oh my God, I didn’t even recognize you. Mereka sampai tidak sadar itu aku karena perbedaannya sangat jauh,” ujar Caitlin saat media screening The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) di Jakarta, 18 September 2026.
Menurut Caitlin, transformasi fisik tersebut menjadi bagian penting dalam prosesnya meninggalkan citra yang selama ini melekat sebagai dirinya dan masuk ke karakter Riska.
Caitlin Halderman Sengaja Tak Terlihat Seperti Dirinya
Bagi Caitlin, salah satu tantangan dalam memerankan Riska adalah membuat penonton melihat karakter tersebut, bukan sosok Caitlin Halderman.
Ia pun menyambut perubahan penampilan yang membuat dirinya terlihat sangat berbeda.
“Secara penampilan, ini benar-benar bukan aku yang biasanya. Kali ini aku dibuat sebisa mungkin agar tidak terlihat seperti Caitlin sama sekali. Sepertinya mereka berhasil,” katanya.
Bahkan, reaksi teman-temannya ketika melihat materi promosi serial tersebut menjadi salah satu tanda bahwa transformasi itu berhasil.
“Bahkan teman-teman aku yang melihat materinya sebelum diunggah langsung bereaksi, ‘Gila, ini siapa?’ Itu memang salah satu target aku dalam proyek ini,” lanjutnya.
Bukan Sekadar Dibuat Dekil
Transformasi fisik ternyata bukan satu-satunya persiapan Caitlin untuk menjadi Riska.
Karakter tersebut memiliki latar belakang dan persoalan emosional yang membuat perannya tidak hanya bertumpu pada ekspresi ketakutan.
Caitlin menyebut The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) memiliki lapisan drama yang lebih kuat dibandingkan beberapa proyek horor yang pernah ia bintangi sebelumnya.
“Lapisan emosinya lebih tebal karena karakter aku punya cerita latar sendiri. Rasa takutnya tetap ada, tetapi pada saat yang sama ada rasa sedih dan bersalah. Jadi, ada banyak lapisan emosi dalam serial ini,” tuturnya.
Untuk mendalami karakter Riska, Caitlin mempelajari berbagai cerita mengenai pekerja migran Indonesia, khususnya mereka yang bekerja di Malaysia.
Riset dilakukan melalui film, podcast, pemberitaan, hingga diskusi bersama tim produksi di Malaysia.
“Aku juga ngobrol dengan Kak Ain dan tim Viu Malaysia untuk memahami seperti apa kehidupan pekerja rumah tangga di Malaysia karena sepertinya ada perbedaan. Pendalaman perannya lebih banyak dilakukan dari situ,” ujar Caitlin.
Syuting Perdana Caitlin di Luar Indonesia
The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) juga menjadi pengalaman pertama Caitlin menjalani proses produksi di luar Indonesia.
Ia berada di Malaysia selama sekitar satu setengah bulan, mulai dari tahap praproduksi hingga pengambilan gambar.
Pengalaman tersebut sekaligus membuat Caitlin harus beradaptasi dengan lingkungan produksi dan kehidupan yang berbeda dari proyek-proyek sebelumnya.
Namun, tantangan terbesar tetap berada pada karakter Riska yang menyimpan persoalan dan misteri di balik sosoknya yang terlihat pendiam.
Riska Jadi Salah Satu Kunci Misteri
Head of Creative Viu Indonesia, Fery Lesmana, mengatakan Riska tidak langsung ditempatkan sebagai karakter yang mudah ditebak.
Posisinya dalam konflik keluarga Puan Sri Asyikin, yang diperankan Datin Sri Umie Aida, justru menjadi salah satu pertanyaan yang terus dibangun sepanjang cerita.
“Kita tidak tahu rahasia apa yang dibawa Riska. Apakah dia akan menjadi korban? Apakah dia akan menjadi penolong? Atau apakah dia justru akan dijadikan korban oleh karakter lain?” kata Fery.
Menurut Fery, misteri yang dibawa Riska membuat karakter tersebut memiliki peran penting dalam perkembangan cerita.
“Rahasia yang dibawa Riska itu, menurut saya sebagai penonton, membuat saya selalu menunggu kelanjutannya,” ujarnya.
The Hidden Hand Bukan Cuma Soal Teror
Cerita The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) bermula dari kematian misterius suami Puan Sri Asyikin.
Ketika keluarga masih berusaha menghadapi duka, berbagai gangguan mulai muncul di rumah mereka.
Situasi kemudian berkembang menjadi konflik internal. Para penghuni rumah mulai saling mencurigai, sementara berbagai bagian dari masa lalu perlahan kembali muncul.
Di tengah ketegangan tersebut, posisi Riska menjadi semakin sulit ditebak.
Apakah ia hanya seseorang yang ikut terjebak dalam teror tersebut? Atau justru mengetahui sesuatu yang belum diketahui penghuni rumah lainnya?
Caitlin mengatakan misteri dalam serial tersebut akan semakin terbuka ketika cerita memasuki episode pertengahan hingga akhir.
“Gongnya ada di sana dan berbagai plot mulai terbuka. Aku belum bisa bicara lebih spesifik karena nanti menjadi spoiler,” katanya.
Dibintangi Caitlin Halderman hingga Meerqeen
Selain Caitlin Halderman dan Datin Sri Umie Aida, The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) juga dibintangi Meerqeen, Hannah Delisha, dan Amerul Affendi.
Serial horor psikologis ini terdiri dari 12 episode dan mulai dapat disaksikan secara eksklusif di Viu pada 18 September 2026.
Dengan misteri keluarga, teror psikologis, serta karakter Riska yang menyimpan rahasia, The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) menempatkan unsur drama dan teka-teki sebagai bagian penting dari cerita, bukan hanya mengandalkan adegan horor. (jas)
- Review Dia Perempuan Sialan: 5 Hal yang Membuat Drama Horor Ini Berbeda
- Review OK! Let’s Get Divorced: Kebenaran Luka Won-ho Mengubah Arah Perceraian
- Baru Sepekan Tayang, Drama Cela Nabila Huda Jadi Nomor 1 di Viu Malaysia
- 16 Tahun Berpisah, Film Thanapat dan Bua Nalinthip Dipertemukan dalam To Love and Cherish





