Butter Baby Luncurkan Film Animasi “The Story of Butterlandia”, Perkenalkan Semesta dan Misi Global IP
Brand dessert asal Indonesia, Butter Baby, resmi memasuki babak baru dalam pengembangan creative branding dengan merilis film animasi pendek perdana berjudul The Story of Butterlandia/ Dok Narsum
Sejak hadir di Jakarta, Butter Baby berkembang menjadi brand yang tidak hanya fokus pada produk dessert, tetapi juga pada pembangunan dunia cerita yang konsisten.
CEO Butter Baby, Shane Lewis, menyebut kekuatan utama brand ini bukan hanya pada produk, tetapi pada narasi dan pengalaman yang dibangun di sekitarnya.
“Produk mungkin menjadi titik masuk pertama, tetapi yang membuat orang bertahan adalah dunia dan cerita di baliknya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Butter Baby memiliki ambisi untuk membawa cerita dan kekayaan rasa Indonesia ke panggung global, dengan langkah awal ekspansi yang dimulai dari Bangkok.
Komunitas Jadi Kunci Pengembangan Butter Baby
Butter Baby juga menekankan bahwa perkembangan Butterlandia tidak terlepas dari peran komunitas yang mengikuti perjalanan brand ini sejak awal.
Head of Marketing & Business Development Butter Baby, Karen Tjahja, mengatakan bahwa karakter Butter Baby terus berkembang seiring interaksi dengan komunitas.
“Setiap pengalaman baru membentuk siapa dia. Seperti kita, Butter Baby adalah cermin dari pengalaman manusia,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sebagian besar tim kreatif Butter Baby merupakan talenta Indonesia yang terlibat dalam pengembangan karakter, desain, hingga operasional brand.
Dessert sebagai Bagian dari Storytelling
Pendekatan storytelling Butter Baby juga diterapkan dalam pengembangan produk dessert mereka.





