Bukan Sekadar Drama Keluarga, Ini 5 Alasan Film Jangan Buang Ibu Layak Masuk Watchlist
Lima Alasan Film Jangan Buang Ibu Layak Ditonton
FILM - Film Jangan Buang Ibu menghadirkan drama keluarga yang menghangatkan sekaligus mengharukan/ Foto: Leo Pictures
AVNMEDIA.ID - Film Jangan Buang Ibu resmi tayang di bioskop Indonesia pada 25 Juni 2026.
Film produksi Leo Pictures ini disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan mengangkat kisah perjuangan seorang ibu tunggal yang harus membesarkan tiga anaknya setelah ditinggal sang suami.
Dengan tema keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini menjadi salah satu drama keluarga Indonesia yang menarik perhatian penonton sejak trailer perdananya dirilis.
Berikut lima alasan kenapa film Jangan Buang Ibu layak untuk ditonton.
Cerita Keluarga yang Dekat dengan Kehidupan Nyata
Salah satu alasan utama untuk menonton Jangan Buang Ibu adalah jalan ceritanya yang sangat dekat dengan realitas masyarakat.
Film ini mengikuti kehidupan Ristiana, seorang ibu yang berjuang keras membesarkan anak-anaknya dalam keterbatasan ekonomi setelah sang suami meninggalkan utang yang besar.
Konflik yang muncul tidak hanya soal masalah keuangan, tetapi juga hubungan antara orang tua dan anak yang perlahan merenggang akibat berbagai keputusan sulit yang harus diambil.
Cerita seperti ini membuat penonton mudah terhubung dengan emosi para karakter.
Penampilan Kuat Nirina Zubir sebagai Ibu Tunggal
Aktris Nirina Zubir dipercaya memerankan tokoh Ristiana dalam film Jangan Buang Ibu.
Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri karena ia dikenal mampu membawakan karakter emosional dengan sangat baik.
Dalam film ini, Nirina memerankan sosok ibu yang tetap berjuang meski menghadapi berbagai cobaan hidup.
Aktingnya diprediksi menjadi salah satu elemen yang paling menyentuh dalam keseluruhan cerita.
Didukung Deretan Pemain Populer
Selain Nirina Zubir, film ini juga dibintangi oleh sejumlah nama terkenal seperti Refal Hady, Amanda Manopo, Dwi Sasono, Fadly Faisal, dan Erika Carlina.
Kombinasi aktor dan aktris dari berbagai generasi membuat film ini memiliki daya tarik yang luas bagi penonton.
Kehadiran para pemain tersebut juga memperkuat dinamika keluarga yang menjadi inti cerita film Jangan Buang Ibu.
Adaptasi Novel yang Sudah Dikenal Pembaca
Film Jangan Buang Ibu merupakan adaptasi dari novel Jangan Buang Ibu, Nak karya Wahyu Derapriyangga.
Novel tersebut telah dikenal oleh pembaca karena mengangkat kisah pengorbanan seorang ibu dengan nuansa emosional yang kuat.
Adaptasi ini memberikan kesempatan bagi penonton untuk melihat bagaimana cerita yang sebelumnya hadir dalam bentuk tulisan diterjemahkan ke layar lebar.
Mengandung Pesan Moral yang Menyentuh
Film ini tidak hanya menyajikan drama keluarga, tetapi juga mengajak penonton merenungkan pentingnya menghargai pengorbanan orang tua.
Kisah Ristiana menggambarkan bagaimana seorang ibu rela melakukan apa saja demi kebahagiaan anak-anaknya.
Melalui konflik yang terjadi, penonton diajak memahami arti keluarga, komunikasi, dan bakti kepada orang tua sebelum semuanya terlambat.
Pesan moral inilah yang membuat film Jangan Buang Ibu berpotensi meninggalkan kesan mendalam setelah lampu bioskop kembali menyala.
Film Jangan Buang Ibu menawarkan perpaduan antara cerita keluarga yang realistis, jajaran pemain ternama, serta pesan emosional yang kuat.
Bagi penonton yang menyukai drama keluarga penuh makna, film ini layak masuk daftar tontonan di bioskop. (naf)





