Bank Besar Asia dan Timur Tengah Masuk Skema Yuan Offshore Hong Kong Rp 217 Triliun

YUAN - Hong Kong memperkuat posisinya sebagai pusat pembiayaan yuan offshore global setelah sejumlah bank terkemuka Asia Tenggara dan Timur Tengah bergabung dengan Renminbi Business Facility milik Hong Kong Monetary Authority (HKMA)/ Foto: Pexels

Partisipan baru lainnya termasuk ING Bank, Bank SinoPac (Taiwan), Dah Sing Bank, dan CMB Wing Lung Bank.

Eddie Yue Wai-man, CEO HKMA, menegaskan bahwa lebih banyak bank bisa dimasukkan ke skema ini seiring permintaan meningkat.

Tujuannya jelas: mendorong penggunaan yuan dalam ekonomi riil dan memperkuat posisi Hong Kong sebagai hub offshore RMB global.

Fasilitas ini awalnya diluncurkan pada Februari 2025 sebagai trade finance liquidity facility dengan kuota 50 miliar yuan untuk 24 bank besar, termasuk HSBC, Standard Chartered, BNP Paribas, dan Deutsche Bank, guna menyediakan pendanaan yuan stabil bagi trade finance.

Pada September, fasilitas ini diperluas menjadi Renminbi Business Facility dengan kuota sama tetapi cakupan lebih luas, termasuk opsi pinjaman hingga satu tahun dan tingkat biaya yang sebanding dengan Shanghai.

Mulai Desember, peningkatan fasilitas memungkinkan bank menggunakan dana yuan untuk investasi langsung atau modal kerja bagi klien di Hong Kong maupun luar negeri.

HKMA menekankan bahwa langkah ini memperkuat kemampuan Hong Kong menyalurkan dana RMB offshore ke pasar global.

Related News
Recent News
image
Business Jabra Rilis Headset AI Evolve3 dan PanaCast Room Kit, Bidik Ledakan Pasar Kerja Hybrid di Indonesia
by Adrian Jasman2026-04-22 11:44:47

Headset Profesional dan Sistem Video Pintar Jadi Andalan Baru Jabra di Pasar Enterprise

image
Business BDO Indonesia Soroti Kepemimpinan Perempuan Modern di Hari Kartini 2026
by Adrian Jasman2026-04-22 11:04:35

Momentum Kartini Jadi Pengingat Pentingnya Peran Strategis Perempuan di Dunia Kerja